Matatelinga.com, Terkait pemberitaan yang menyatakan puntungnya kedua jari lengan kanan Kristiani Putri br Simanjuntak (19 bulan) warga jalan jalan Kebun Baru, Binjai KM 12, Kec.Sidodadi akibat korban mal praktek saat menjalani perawatan di Rumah sakit Adam Malik Medan mendapat bantahan dari Sairi M Saragih DCM M.Kes selaku Humas RS.Adam Malik Medan.Saat ditemui diruang kerjanya, Rabu (22/4/2015) Siang. Sairi mengatakan kalau puntungnya sebagian jari telunjuk dan tengah lengan kanan Kristin itu dikarenakan dampak reaksi dari penyuntikan Melon.Dijelaskan Sairi, penyuntikan Melon itu merupakan salah satu langkah untuk menetralisirkan jat asam darah Kristin yang berlebih. Ditambahkan Wanita yang memiliki ciri khas rambut pirang itu. Kalau tidak dengan cepat disuntikkan Melon kedalam tubuh pasien yang mengalami kelainan kelebihan jat asam pada darah, pasien tersebut dapat meninggal dunia. " Dr kita saat itu mendioknosa penyakit Kristin kelebihan jat asam pada darah, makanya diberikan suntikan Melon untuk menetralkannya. Kalau tidak cepat disuntikkan pasien itu bisa meninggal. Dan semua pelayanan yang kita berikan sudah sesuai dengan SOP, " ujar Humas Rs.Adam malik tersebut.Ditambahkan Sairi, sebelum pihak dr memberikan suntikan Melon ketubuh Kristin, pihaknya telah menjelaskan dampak dari suntikan tersebut. Dijelaskannya, suntikan Melon tersebut berdampak bagi tubuh pasien, seperti kulit melepuh yang berujung sebagian saraf kulit tersebut bisa mati. " Sebelum dr menyuntikkannya kita sudah menjelaskan dampak dari suntikan tersebut, dan kita mendapat persetujuan dari bapak Kristin, dengan menandatangani surat pernyataan, " ujarnya.Sembari membelai rambut lurusnya itu Sairi menjelaskan, setelah diketahui jari lengan kanan Kristin mulai melepuh dan mulai membusuk, pihaknya melalui unit bedah pelastik menyarankan untuk dilakukan oprasi terhadap jari yang mulai membusuk. " Kita sudah sarankan, dan ayahnya belum mau menjalani oprasi, dikhuatirkan apabila dibiarkan terus lukanya akan infeksi, bisa bertambah parah nanti. Makanya kita sampai sekarang masih menunggu keputusan dari orang tua kristin, " imbuh Sairi sembari mengahiri.(Mt/Man)