Matatelinga.com, Tampaknya para pelaku kejahatan jalanan sudah tidak pandang bulu untuk melaksanakan aksinya, tak perduli dimana lokasinya dan waktunya. Kali ini korbannya Azis (44) warga Tani Asli, Sunggal Deliserdang, dirinya menjadi korban Begal Dijalan Diski. Senin (27/4/2014) Siang. Alhasil uang tunai Rp.6 Jt miliknya dibawa kabur.Informasi yang dihimpun, siang itu, Azis dijumput oleh temannya Rizal yang baru 1 minggu kenal. Siang itu, Rizal mengajak korban jalan-jalan di kawasan Diski, Sei Mencirim. "Ayo jalan kita yuk bang, tapi abang bawa uang ya, soalnya aku mau ajak abang ke tempat yang enak," kata Rizal.Mendengar ucapan Rizal, korban lantas menuruti permintaan Rizal. Tepat ditengah jalan tepatnya di ladang tebu milik PTPN 4 di Jalan Sei Mencirim, korban disuruh turun oleh Rizal dengan alasan membeli rokok,"abang tunggu di sini aja ya, aku mau beli rokok dulu. Jangan kemana-mana ya bang," ucap Rizal.Tak lama kemudian, 8 orang dengan mengendarai kereta sambil membawa senjata tajam jenis parang (kelewang) mendatangi korban. Salah satu pelaku langsung mengancam membunuh korban jika korban tidak memberikan semua harta bendanya,"serahkan semua uang mu, kalau tidak kami bunuh kau disini," ujar salah satu pelaku.Tak ingin mati konyol, korban lantas memberikan uang 6 juta hasil penjualan kereta dan hapenya. Usai mengambil semua harta benda korban, pelaku langsung tancap gas meninggalkan pelaku sendirian di lokasi ladang tebu milik PTPN 4. Ditemani temannya, siang itu juga korban mendatangi Polsek Sunggal untuk melaporkan kejadian yang baru dialaminya."Mereka ada 8 orang pak, terus mereka mengancam pakai kelewang kalau aku tidak menyerahkan semua uang aku. Uang 6 juta itu baru jual kereta aku pak," ungkap korban dihadapan petugas.Ia juga mengaku, sejak kejadian itu temannya Rizal tidak ada lagi datang menemuinya,"aku yakin kalau dia terlibat bang, soalnya, habis aku dirampok dia tidak datang lagi. Padahal dia bilang kalau dia cuma mau beli rokok aja. Aku kenal baru 1 minggu," ujarnya.Usai mendengarkan keterangan dari korban, guna melengkapi berkas laporan korban, petugas langsung turun kelapangan untuk melakukan olah TKP.(Mt/Man)