Matatelinga.com, Seorang ibu rumahtangga wajah bercucuran air mata,Mariani ,35, warga asal Bireun, Aceh mendatangi Polsek Sunggal, Sabtu (2/5/2015)siang. Korban membuat pengaduan yang menimpa dirinya, dicopet di Pajak Kampung Lalang, Sunggal.
Pada petugas SPK Polsek Sunggal, Marianimengaku uangnya senilai Rp20 juta dicopet, saat belanja baju dilokasi kejadian. "Tadi saya lagi belanja baju”. Paslagi milih-milih pakaian tiba-tiba ada seorang wanita yang menyenggol saya.Saya sadar uangnya hilang setelah pergi dari pajak itu," ujarnya.Tambah korban, sehari sebelum saat kejadian dia (Mariani) mengunjungi salahseorang saudaranya yang tinggal di kawasan Belawan dalam acara pestapernikahan. Selanjutnya karena acara tersebut sudah selesai ia pun berniatpulang kembali ke kampung halamannya. "Dari Belawan saya naik Angkot sampaike Pajak Kampung Lalang. Disitu saya singgah dulu beli oleh-oleh seperti kuebika ambon dan pakaian untuk anak dan suami saya,",akunya pada Polisi.Merasa barang-barang yang dibelinya sudah cukup, ia pun naik Angkot lagi menujustasiun bus Kurnia di Jl Pondok Kelapa berniat langsung mengambil tiket. Disitudirinya tersadar ternyata dompetnya sudah tak ada lagi dalam tas sandangnya."Pas mau belik tiket saya sadar dompetnya sudah tak ada lagi di dalam tas.Ya udah saya kembali lagi ke Pajak itu. Sampai di situ saya bingung mau mencarikemana. Pedagang di situ menyuruh saya untuk melaporkannya ke kantorpolisi," katanya lagi sembari terisak tangis.
Lanjut Mariani, diketahui uang tersebut bukan miliknyamelainkan merupakan uang saudaranya. "Saya jadi bingung. Uang itu bukanuang saya tapi uang paman saya. Dia masih di pesta pernikahan itu. Awalnya uangitu mau di setorkannya ke Bank Syariah Aceh. Berhubung di Medan tak ada Banktersebut makanya saya disuruhnya untuk membawanya," akunya.Terpisah saat dikonfirmasi, Kanit Reskrim Sunggal, Iptu Adhi Putranto mengakumasih memeriksa korban. "Masih diperiksa korbannya, nanti kita tindaklanjuti ya," tegasnya.(Mt)