Matatelinga.com, Diduga stres karena masalah keluarga, Yuda Idris Subrata (29) warga Jalan Gaharu Lingkungan IX Kelurahan Gaharu Medan Timur, ditemukan tewas tergantung di kamarnya, Sabtu (2/5/2015) siang. Pasalnya, tak jauh dari penemuan jenazah, warga dan polisi menemukan tiga lembar surat wasiat.Menurut data yang didapat, kejadian itu pertama kali diketahui oleh seorang wanita yang merupakan pembantu di rumah Yuda. Saat itu, wanita yang bernama Ani itu akan membersihkan kamar Yuda. Alangkah terkejutnya Ani, saat masuk kamar, dirinya melihat Yuda tewas dengan posisi tergantung dengan tali nilon berwarna biru. Penemuan itu pun langsung dikabarkan kepada orang tua Yuda bernama Suryani yang merupakan Kepling IV Kelurahan Gaharu.Lurah Gaharu Medan Timur Juliansyah, saat dijumpai di lokasi, mengatakan, korban nekat melakukan lantaran memiliki masalah dengan istrinya. "Kalau saya pahami, dia punya masalah dengan istrinya," jawab Juliansyah.Lanjut dia mengatakan, semenjak Yuda menikah dengan Ika yang merupakan janda beranak tiga, dirinya sering banyak diam. "Istrinya sudah berapa hari tidak ada di rumah, mereka belum ada setahun berumah tangga," jawab dia.Sementara itu Kepling IX, Aswin, mengatakan, selama ini warga tidak pernah mendengar kalau Yuda dan istrinya bertengkar. "Selama ini tidak pernah bertengkar," sebutnya.Petugas Polsek Medan Timur yang mendapatkan kabar, langsung turun ke lokasi untuk melakukan penyelidikan. Dari kamar Yuda, petugas menemukan tiga lembar surat wasiat yang berisikan tentang permintaan maaf."Diduga pria ini punya masalah dengan keluarganya. Soalnyanya kita menemukan surat wasiat berisi permintaan maaf kepada orang tuanya dan meminta agar anaknya dijaga baik-baik," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Timur AKP Alexander Piliang melalui Panit I Iptu Deden Permanan.Namun, saat petugas akan melakukan penyelidikan untuk mencari tahu penyebab pasti korban nekat melakukan bunuh diri, pihak keluarga enggan untuk mengotopsi jenazah Yuda. "Yang menemukan pertama kali seorang wanita. Pihak keluarga enggan mengotopsi jenazah. Jadi kita tidak bisa melakukan penyelidikan selanjutnya. Keluarga sudah pasrah dengan meninggalnya korban," tambah Panit.Warga yang mengetahui kejadian itu pun berbondong-bondong datang untuk melihat rumah duka. Kabarnya, jenazah akan dimakamkan hari itu juga.(Mt/Uut)