Matatelinga.com, Seorangremaja perempuan berusia 14 tahun, Stefani terkena peluru nyasar.Kejadiannya berlangsung saat ia sedang ganti baju di rumahnya, Jalan PasarLama, Kelurahan Padang Bulan, Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Stefanimengatakan, saat itu dia sedang ganti baju di kamar tidur. Tiba-tiba iamendengar suara letusan. Sesaat kemudian, ia merasakan kakinya panas. Saatdiperiksa, ternyata betisnya mengeluarkan darah.
“Padasaat itu aku lagi ganti baju, aku terkejut. Kok betisku panas? Begitu kulihatsudah berdarah, menjerit lah aku,” ujar Stefani saat dirawat di Rumah SakitUmum Daerah Rantauprapat.
Stefaniyang merupakan siswa kelas 3 SMPN 2 Kecamatan Rantau Utara itu, awalnya tidaksadar kalau luka dibetisnya akibat peluru nyasar.
“Yangsaya tahu, beberapa saat sebelum kaki saya berdarah, saya mendengar suaraledakan, baru disusul seperti suara lemparan batu di atap seng kamar saya ini,”tuturnya.
Sementaraayahnya, Safar (35), juga terkejut mendapati sebutir peluru terletak di lantaikamar Stefani. Kemudian, ia sadar kaki anaknya tertembak.
“Rupanya,peluru itu hanya me-nyebeng betis anakku saja. Makanya pelurunya jatuh kelantai, tidak menempel di kaki anakku,” ucapnya.
Untukmengetahui siapa pelaku penembakan, Safar berencana melapor ke polisi. “Tapinanti setelah kondisi anak saya mendingan, saya akan buat laporan,” pungkasnya.Demikian dikutip laman okezone.com, Kamis (7/5/2015)
(Fit)