Matatelinga.com, Seorang mantandebt colector ditikam sebanyak tiga liang oleh warga setelah diduga melakukanpemalsuan kwitansi tagihan serta menggelapkan dana cicilan sepeda motornasabah FIF di Jln Pintu Air IV, Kuala Bekala, Medan Johor, Kamis (7/5/2015).
Dalam kondisi paha kiri berlumuran darah dan duajari terluka tikaman, pria berinisial F,34, warga Jln Pelikan VIII, PerumnasMandala merupakan pelaku pemlasuan dan penggelapan itu diboyong petugas yangmengamankan dari TKP bersama warga kePolsek Delitua untuk menjalani proses hukum.
Informasi dilapangan, awalnya korban datang ke kantornya untukmempertanyakan masalah cicilan kredit sepeda motornya di kantor FIF KampungBaru, ternyata tunggakan kredit di kantor FIF tidak sesuai dengan dana cicilanyang sudah dibayarkan.
Lalu korbanmenunjukkan bukti kwitansi pembayarannya, namun salahseorang staf meneliti kwitansi bukti pembayaran tersebut ternyata palsu. Lalukorban pulang ke rumahnya kemudian kembali menghubungi F untuk menyuruhnyadatang dengan alasan akan melakukan pembayaran cicilan kembali.
Setelah F bersedia datang lalu korban kembalimenghubungi pihak FIF agar segera datang ke kediamannya di Jln Pintu Air IV,lalu saat hampir bersamaan pelaku F tiba dengan pihak FIF.
Lalu saat berada di dekat halaman depan rumah korbantiba-tiba datang beberapa warga mendekati pelaku F, salah seorang pria daribeberapa warga itu langsung menikam senjatatajam ke arah paha kiri F.
Mendapat serangan itu pelaku F berusaha menangkisdua tusukan dengan tangan kirinya sehingga dua jarinya luka robek. Kemudianwarga tersebut kembali menikam paha kiri F sebanyak satu liang hingga lukaberdarah.
Staf FIF yang berada di lokasi kemudian berusahamelerai dan mengamankan situasi bersama warga lainnya, kemudian beberapa wargalain yang tidak ingin terjadinya hal yang tidak diinginkan menghubungi petugasyang tidak berapa lama datang ke lokasi mengamankan situasi.
Kapolsek Delitua Anggoro Wicaksono yangdikonfirmasi wartawan menyebutkan kasus tersebut masih dalam penyelidikanpetugas, sementara itu pria sudah diamankan di Polsek Delitua.
(Mt)