Matatelinga.com, Hendak pulang ke asrama sehabis nongkrong di salah satu Cafe di Jalan Dr. Mansyur, Medan, tiga mahasiswa Akper RS. Sari Mutiara yang terletak di Jalan Kapten Muslim, Kelurahan Helvetia Tengah, Kecamatan Medan Helvetia terkapar di tengah Jalan Setia Budi persis di depan Yayasan Saifatul Amaliyah, Medan dengan mengalami luka parah di bagian kepala diduga tabrak lari. Akibatnya, satu diantaranya tewas seketika, Minggu (17/5/2915) dini hari, sekira pukul 03.30 WIB.Informasi dihimpun menyebutkan, kejadian yang menggegerkan pengendara dan warga sekitar, bermula saat ketiga korban, Darwis Siahaan (23), Sahala Purba (24) warga asal Siantar dan Yosafat Pasaribu (22) hendak pulang ke asramanya sehabis nongkrong di salah satu Cafe yang berada di Jalan Dr. Mansyur, Medan dengan mengendarai sepedamotor Yamaha Jupiter MX BK 6942 AFB.Ketika melewati Simpang Yayasan Saifatul Amaliyah/Setia Budi, Medan, sepedamotor yang dikendarai oleh Darwis Siahaan pun tercampak setelah ditabrak mobil pribadi yang melintas dari arah Simpang Kantor menuju Pasar Setia budi, Medan.Tak hanya sepedamotor mereka yang terlempar, ketiganya pun yang sebelumnya berboncengan tiga berpisah dan terseret hingga 100 meter dari lokasi kejadian. Akibatnya, ketiganya pun mengalami luka parah dibagian kepala.Melihat itu, pengendara mobil yang tak ingin bertanggung jawab, langsung melarikan diri sembari tancap gas. Setengah jam terkapar bersimbah darah di tengah jalan, ketiganya pun diboyong ke RS. Sari Mutiara, Medan untuk mendapatkan perawatan intensif yang sebelumnya warga sekitar berbondong-bondong mendatangi lokasi kejadian.Sayangnya, luka yang cukup parah dialami Darwis Siahaan membuatnya menghembuskan nafas terakhirnya sebelum diboyong ke RS. Sari Mutiara, Medan.Menurut Ramli mengatakan ketiganya adalah korban tabrak lari. "Pas kejadian itu saya, lagi didalam rumah. Kemudian, pas saya dengar bunyi benturan keras, saya keluar. Terus saya lihat mereka sudah di kerubuni sama orang banyak dan langsung dilarikan ke Rumah Sakit terdekat lah untuk diobatin. Saya tanyak sama orang-orang sekitar, mereka ditabrak mobil pribadi gitu," jelas Ramli.Terpisah, Kanit Lantas Sunggal, Ipda Tuchfat Lubis saat dikonfirmasi mengatakan, kejadian tersebut diduga tabrak lari.
"Informasi yang kita dapat, ketiga korban satu diantaranya tewas ditempat merupakan tabrak lari oleh pengendara yang mengendarai mobil pribadi. Untuk sementara, dua korban masih menjalani perawatan medis di RS. Sari Mutiara yang mengalami luka berat dibagian kepala," jelasnya.Amatan di RS. Sari Mutiara, Medan, terlihat korban masih menjalani perawatan intensif oleh pihak Rumah Sakit tersebut. Sayangnya, awak media belum bisa mewawancari kedua korban, karena korban masih tak sadarkan diri.
(Mt)