Matatelinga.com, Tak senang denganmakian kotor tetangganya, Dermawati boru Panjaitan (52) warga Jalan Kiwi,Perumnas Mandala, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sumatera Utara harus mengalamipendarahan di kepalanya.
Sebab, perempuan yang sudah lamamenjanda itu membalas makian sang tetangga, Syaiful Simanjuntak (45). Takhayal, balasan makian korban memicu kemarahan Syaiful yang geram dan melemparbatu bata ke arah kepalanya.
Menurut pengakuan korban yang datangmelapor ke Mapolsek Percut Sei Tuan, ditemani anaknya Berta, peristiwa berawalsaat dirinya tengah duduk di teras rumah bersama kedua anaknya. Namun tanpadiduga, tiba-tiba saja tetangganya, Syaiful Simanjuntak, mengganggu ketenanganmereka bertiga dengan mengeluarkan kata-kata makian.
"Tiba-tiba dia bang datang di depanrumah kami seperti kesetanan. Dimakinya mama ku dengan mengeluarkan kata-katakotor bang," ucap Berta di Polsek Percut Sei Tuan, Jumat (22/5/2015).
Menurutnya, Syaiful dikenal sebagaisosok yang suka ribut di daerah tempat tinggalnya. Bahkan banyak warga yangresah dengan tingkahnya yang suka membuat keributan tanpa diketahui jelaspermasalahannya.
"Dia itu memang pecandu narkobabang, tiba-tiba kumat dia suka cari ribut sama tetangga kalau enggak makai(narkoba) bang," tambah Berta sambil meneteskan air mata dan mengusapdarah di kepala ibunya.
Merasa terusik, Berta pun kembalimemaki-maki Syaiful hingga mengundang emosinya. Dengan ringan tangan Syaifulmengambil batu bata yang ada di depan rumah korban dan langsung melemparinyahingga mengenai kepala dan tangan kirinya.
"Sempat ku lawan dan mama jugamemaki dia, akhirnya dilemparnya mama pakai batu bata sampai berdarah kepalasebelah kiri dan juga tangan sebelah kiri mamaku bengkak kena batu itu,"ungkap Berta.
Kata Berta, sudah satu tahun merekasekeluarga menempati rumah tersebut. Sejak itu pula pelaku sering mengganggumereka. "Sudah setahun kami tinggal di situ, selalu saja dia mengganggu.Namun, baru kali inilah dia main lempar gitu, enggak pernah-pernah dia kayakgitu," sesal Berta.
Melihat hal tersebut, warga sekitarlangsung mengejar pelaku yang berlari tak tahu entah kemana. Sementara itu,korban bersama anaknya langsung mendatangi Mapolsek Percut Sei Tuan. Sementaraitu, janda enam anak itu berharap agar kepolisian secepatnya menangkap pelaku.
"Saya sudah lima tahun ditinggalpergi suami, enggak tahu lagi melihat pelaku ini. Saya berharap agar laporansaya ini secepatnya ditindaklanjut oleh polisi, agar tidak lagi menggangguketentraman dan ketenangan kami di tempat tinggal kami," harap Dermawati.
Terpisah, Kanit Reskrim Polsek PercutSei Tuan, AKP Luhut B. Sihombing, ketika dikonfirmasi membenarkan laporankorban dan akan segera diproses. "Laporan korban sudah kita terima dansegera kita proses," terang Luhut. Demikian dilansir laman okezone.com,Jumat (22/5/2015)
(Fit)