Matatelinga.com, Seorang pelajar kelas 2 di SMA Madrasah Tsanawiyah Aliyah, Yusuf Ardiansyah ,17, ditemukan tewas gantung diri, di sebuah pohon rambutan belakang rumahnya di Jalan Bajak, Lingkungan 3, Kelurahan Cengkeh Turi, Binjai Utara. Menurut paman korban, Supranoto saat diwawancarai di rumahnya menjelaskan, Yusuf diketahui tewas gantung diri pada Minggu (14/6/2015) jam 18.00 wib oleh adiknya. Sebelum gantung diri, seorang adiknya juga melihat Yusuf sedang membawa tali nilon ke belakang rumah mereka. Namun, sang adik yang masih duduk di bangku SD tersebut, tidak tahu kalau Yusuf akan mengakhiri hidupnya.
"Adiknya lihat, kalau Yusuf membawa tali nilon. Namanya anak-anak, nggak tahu mau kemana tali itu," ujar Suparnoto, Senin (15/6) jam 10.00 wib. Satupun keluarga Yusuf, sama sekali tidak ada yang mengetahui apa penyebab sampai Yusuf nekat untuk mengakhiri nyawanya. "Kami satupun tidak ada yang mengetahui kenapa dia nekat," katanya heran.
Dijelaskannya, bahwa pribadi Yusuf adalah orang yang pendiam dan suka bergaul. Saat disinggung apakah Yusuf menggunakan narkoba, Supartono membantah. "Saya tahu sekali dengan Yusuf, dia pendiam. Dia tidak ada penggunaan narkoba," sebutnya menambahkan kalau anak ke 2 dari 4 bersaudara. Setelah mendapati Yusuf tergantung menggunakan tali sepanjang 2 meter, Yusuf sempat dibawa ke RSU Bidadari, bahkan sempat dibantu alat pemacu jantung. "Karena tidak lama gantung diri, kami tahu, makanya kami bawa ke RSU Bidadari," terang Suparnoto.
Setelah memastikan, bahwa Yusuf sudah meninggal, maka jenazah Yusuf pun dibawa ke rumah duka.
"Dia dimakamkan di TPM di Jalan Wakaf," terangnya. Paur Humas Polres Binjai Iptu Siswanto Ginting menerangkan, kalau jenazah Yusuf sudah dimakamkan.
Dalam kejadian tersebut, pihak keluarga tidak mau mengotopsi dan sudah menerima kejadian tersebut. "Keluarga membuat surat pernyataan bahwa tidak akan menuntut dibelakang hari atas kejadian tersebut," kata Siswanto.
(Mt/ Hendra)