Matatelinga.com, Kebijakan Dinas Pertamanan Kot a Medan dalam melakukan pemangkasan sejuml ah pohon di Kota Medan menuai respon negatif d ari anggota DPRD Medan.
Dinas Pertamanan dinilai bukan melakukan pem angkasan pohon melainkan penebangan pohon.
"Apa yang dilakukan Dinas Pertamanan buka pe mangkasan pohon tetapi penebangan pohon," je las Anggota Komisi D DPRD Medan, Muhammad Nasir saat dimintai tanggapannya, Selasa (23/06 /2015).
Nasir menilai, pemangkasan pohon yang terkesa n penggundulan ini sangat disayangkan ditengah cuaca panas melanda kota Medan.
"Kalau kita lihat kondisi ini jelas kita sangat meny ayangkan karena Medan tengah dalam kondisi p anas hingga 36 derajat celcius," jelasnya.
Penebangan yang terkesan penebangan ini juga patut dipertanyakan pasalnya penebangan pohon itu pasti menghasilkan kayu yang sangat meli mpah.
"Pertanyaannya dikemanakan kayunya itu, janga n ada kesan Dinas Pertamanan menebang pohon untuk menjual kayunya," jelas Nasir.
Membantah Menebang
Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan Zulkifli Sitepu membantah melakukan penebangan terh adap pohon yang ada di kota Medan. Apa yang di lakukan bawahannya adalah dalam rangka peme liharaan rutin.
"Itu memang mekanisme pemangkasannya.sepe rti itu, tidak ada melakukan penebangan," jelasny a.
Diutarakannya, pemangkasan Pohon Angsana be rbeda dari pohon Mahoni. Untuk Pohon Angsana biasa dilakukan seperti penebangan, hal itu tidak jadi mengapa karena pohon tersebut cepat sekali tumbuh daunnya.
"Jadi seperti didepan Kantor Walikota kan bagus sekarang kondisinya," jelas Zul.
(Mt)