Matatelinga.com, Warga Jalan Raden Sulian atau Jl Sumatera Kelurahan Belawan1 Kecamatan Medan Belawan merasa resah akibat pembangunan Drainase sepanjang 1km tanpa plang proyek dan akibatnya debu dan pasir masuk ketoko dan rumah makanwarga sekitarnya , bukan hanya itu tapi hapir seluruh pipa penyaluran air dariPDAM patah sehingga air yang mengalir kerumah warga bercampur dengan air paret.
Hal tersebut disampaikan oleh Jenal Abidin wakil SkretarisPAC Kecamatan Medan Belawan Rabu (24/6/2015) siang yang mendapat pengaduan daripara warga Jalan Raden Sulian atau Jalan Sumatera Belawan tentang keberadaanproyek Drainase sepanjang 1 km dan pengaspalan Jalan Inprastruktus yangnilainya diperkirakan mencapai milyaran ini .
Ini adalah proyek siluman kata Jenal Abidin , masakan plangproyeknya tidak ada dipasang berapa nilai proyek dan PT apa yang mengerjakannya. Kami menilai proyek ini dikerjakan asal jadi saja dan terlihat sewaktumengocok pasir dengan semen menggunakan air paret sewaktu air laut pasangdilakukan didepan toko warga sehingga warga menjadi resah dan mengadu kepadakami .
Karena kami menerima paengaduan dari warga , maka kami bertindakmenytop pembangunan drainase ini yang telah menyulitkan warga seperti toko danrumah makan mereka dimasukki debu dan pasir sehingga pengunjung tak mau masukkerumah makan dan toko toko yang ada disepanjang Jalan tersebut .
Akibat penyetopan pengerjaan proyek drainase dan pengaspalanjalan tersebut maka puluhan pekerja terpaksa menghentikan pekerjaannya , merekaterpaksa duduk duduk diemperan toko dan didepan rumah makan .
Penyetopan pembangunan ini akan terus dilakukan samai bataswaktu yang belum ditentukan sampai pimpinan proyek datang dan memberikanpenjelasan kepada warga tentang berapa nilai proyek yang sedang dikerjakantersebut .
Ini adalah jamannya tranparan , semua harus harus terbukadan diketahui oleh masyarakat luas berapa nilai proyek tersebut . Pengamatanwartawan , proyek pembangunan drainase dan pengaspalan jalan tersebutdikerjakan asal jadi dan sampai berita ini dikirimkan keredaksi pimpinan proyekmaupun pengawas proyek tidak ada ditempat .
(Mt/Hendrik)