Matatelinga.com, Peristiwa jatuhnya pesawat hercules jenis C- 130 masih menyisakan tangisan yang sangat dalam, apalagi hingga sampai saat ini, kelurga yang di tinggalkan masih belum mengetahui jenazah keluarganya. Lihat saja Rahman ,28, warga pantai cermin Serdang Bedagai yang bekerja sebagai tukang cat, juga menjadi korban bersama dua orang temannya, fahri dan Rizaldi. Rahman kembali untuk berobat dengan biaya sendiri akibat terkena uap panas pesawat yang jatuh. Kamis (2/6/2015).Ceritanya, Rahman yang pada saat itu bertugas sebagai tukang cat bersama Fahri dan Rizaldi sangat troma melihat kejadian yang di alaminya hingga menewaskan temannya Rizaldi dan mengkritiskan temannya fahri hingga butuh perawatan serius di RS Adam Malik. Dan dirinya masih butuh perawatan dari luka bakar yang di alaminya.Rahman selamat dari tragedi Pesawat Hercules yang jatuh di jalan Djamin Ginting, saat itu pesawat hercules yang terjatuh di rukonya menghantam separuh badan ruko, ketika itu Rahman dan dua temannya Rizal dan Fahri menyelamatkan diri masing - masing dari terjangan pesawat tersebut.Rahman langsung lari berlawanan pada posisi pesawat yang terjatuh, hingga dirinya mengalami luka - luka akibat uap panas jatuhnya pesawat hercules itu dan juga Fahri mengalami kritis hingga keduanya di larikan ke RS Adam Malik Medan. namun, temannya Rizaldi telah tewas bersama penumpang pesawat hercules itu hingga terbakar."Saya masih teroma bang. Kami bertiga di ruko atas bertugas untuk mengecat. Lalu pesawat hercules itu terjatuh, menghantam ruko yang kami tempati itu. Saya langsung menyelamatkan diri, lari berlawanan dari jatuhnya pesawat, teman saya fahri juga terkena hantaman pesawat itu hingga keritis, namun Rizaldi telah tewas bersama orang yang ada di dalam pesawat tersebut" ujar Rahman saat di RS Adam Malik.Sementara, luka - luka yang di alami Rahman di RS Adam Malik, yang membutuhkan perawatan khusus masih di tanggung sendiri."Kalau biaya berobat, sebagian kami tanggung sendiri bang" ujar rahman.(Mt/Fahri)