Matatelinga.com, Untuk mengantisipasi tindakan kriminalitas dan adanyapermainan pedagang nakal dengan menaikkan harga menjelang lebaran tahun ini, KapolresAsahan AKBP Tatan Dirsan Atmaja, Sik belusukandi pasar tradisional jalan Diponegoro Kisaran, Rabu (8/7/2015) siangdidampingi Kasat Lantas AKP AfdhalJunaidi, Sik, Kasat Intelkam AKP Ruhut Nainggolan, Kanit Tipiter, Kanit Ekonomidan KBO Satreskrim Polres Asahan.
Dipasar tradisional ini Kapolresmenyambangi abang-abang penarik becak, toko-toko emas, toko sembako dan parapedagang lainnya sembari berbincang tentang keamanan dan ketertiban selamabulan Ramadhan khususnya di sekitar pasar tradisional.
“Bagaimana penjualan selama bulanRamadhan ini?” Kapolres kepada Edy seorag pedagang kacamata yang biasa mangkaldi pasar ini, kemudian Kapolres juga berbincang dengan abang penarik becak danmeminta agar para penarik becak untuk dapat mematuhi peraturan lalulintas danmemarkirkan becaknya dengan sejajar untuk mengantisipasi terjadinya kemacatanlalulintas di pasar tradisional yang memang setiap tahunnya dibulan Ramadhanmenjelang lebaran selalu dipadati pembeli.
Sementara itu Kasatlantas PolresAsahan AKP Afdhal Junaidi ketika ditemui matatelinga disela acara blusukan inimenyebutkan pihak Satlantas telah menurunkan anggotanya dibeberapa titik untukmenjaga kelancaran lalulintas dipasar Diponegoro ini, selain anggota Satlantas,anggota Sat Intelkam dan anggota unitluar dari Satreskrim juga diturunkan untuk mengantisipasi tindakan kriminalitasselama dibulan ramadhan dan menjelang lebaran nanti.
“Selain anggota Satlantas,anggota dari Satreskrim dan intelkam juga diturunkan dipasar ini yang bertujuanuntuk mengantisipasi tindakan kejahatan di bulan Ramadhan dan menjelang lebaranini, agar situasi kamtibmas dipasar tradisional yang bisa saja menjadi obyek kejahatandapat diantisipasi sehingga umat muslim dapat menjalakan ibadah puasa danmenyambut lebaran dengan aman dan tertib” ujar Afdhal.(Mt/Ibnu)