Matatelinga.com, Polsekta Helvetia bersama satuan Propam Polresta Medan melakukan pra Rekontruksi terkait penembakan yang di lakukan kanit Intel Polsek helvetia AKP Zulkifli Harahap saat melakukan penggrebekan kampung begal di jalan Karya VII Desa Helvetia Kec.Sunggal Deli Serdang. Kamis (23/7).Polsek Helvetia bersam satuan Propam Polresta Medan melakukan pra rekontruksi tersebut adalah untuk mengetahui kejadian penembakan yang di lakukan AKP Zulkifli Harahap terhadap Junaidi Purba di kediaman Rosmadiman Br Purba jalan Karya VII. Berdasarkan pantauan wartawan, saat pra rekontruksi akan di mulai, masyarakat sekitar melihat iring-iringan mobil polisi sehingga ratusan warga yang tinggal di pemukiman padat penduduk dan kumuh ini langsung berhamburan keluar rumah. Beberapa diantaranya berusaha mendekat ke depan rumah kakak kandung Junaidi bernama Rosmadima ingin melihat dan mengetahui kronologis kejadian tersebut."Tolong yang tidak berkepentingan mundur dulu. Jangan dekat-dekat dulu," kata petugas Provost Polresta Medan, Kamis (23/7/2015) siang kepada masyarakat sekitar..Dalam gelar pra rekonstruksi ini, petugas memanggil keluarga Junaidi masing-masing Rosmadima dan suaminya Lindung Sitio. Ketika pra rekonstruski dimulai, keluarga Junaidi terlihat berkumpul."Coba terangkan bagaimana kejadiannya," kata petugas Provost kepada Rosmadima.Kemudian Rosmadima langsung mengambil tempat. Ia kemudian menjelaskan bahwa sebelum penembakan terjadi, anaknya bernama Agus Selamat Saragih (21) dan rekannya bernama Hermanto Damanik (22) hendak ditangkap petugas Polsekta Helvetia."Anak ku pertama di dalam rumah. Masuklah bapak-bapak polisi ke rumah ku," kata Rosmadima kepada provost.Dalam gelar pra rekonstruksi ini, petugas juga terlihat memberi nomor di tiap masing-masing adegan. Kanit Reskrim Polsekta Helvetia, AKP Hendrik Temaluru terlihat menjadi peran pengganti sebagai Kanit Intel Polsekta Helvetia, AKP Zulkifli Harahap.(Mt/Fahri).