Matatelinga.com, Wali KotaMedan diwakili Sekda Kota Medan IrSyaiful Bahri Lubis MSi meresmikan Mushalla Nurul Huda di Lapangan Merdeka,Sabtu (25/7/2015). Peresmian ditandai dengan penekanantombol sirine dan pengguntingan pita, serta dilanjutkan dengan Shalat Asharberjemaah. Dengan kehadiran mushalla ini, selain berolahraga, berekreasi, danmenikmati fasilitas Wi-Fi (wireless fidelity) secara gratis, warga juga dapatmelaksanakan shalat dengan tenang dan khusyuk.
Selain di LapanganMerdeka, peresmian itu juga menandai diresmikannya Mushalla Nurul Iman diLapangan Cadika Pramuka Jalan Karya Wisata, kelurahan Gedung Johor, KecamatanMedan Johor. Dengan demikian saat ini sudah ada 7 mushala yang diresmikan WaliKota yang ada di taman-taman kota. Kehadiran ketujuh mushalla ini untukmendukung upaya menjadikan Medan sebagai kota relijius.
SelainSekda, peresmian Mushalla Nurul Huda ini turut dihadiri Kapolrestas Medan Kombes Pol Mardiaz Kusin Dwihananto SIK MHum,Dandim 0201/BS Letkol Inf Maulana Ridwan, Wakil Ketua DPRD Medan BurhanuddinSitepu serta sejumlah pimpinan SKPD di lingkungan Pemko Medan. Sebelum peresmianmushala, diisi dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz DR Azhari Akmal TariganMA.
Sekdamewakili Wali Kota sangat menyambut baik peremian Mushalla Nurul Huda. Sebab,secara umum umum Lapangan Merdeka memerlukan ketersediaan fasilitas sosialdan fasilitas umum, diantaranya adalah sarana ibadah. Oleh karenanya,keberadaan mushala ini nantinya dapat memenuhi kebutuhan warga untukmelaksanakan shalat.
Untuk itulahSekda berharap masyarakat dapat membesarkan mushalla, tidak hanya dari sisifisik tetapi juga dari sisi manfaatnya. “Setelah mushalla ini berdiri, kitasemua harus ikut memlihara dan menjaga kebersihan mushalla. Mari selalumeramaikan mushalla ini, tidak hanya dengan shalat berjamaah, namun jugakegiatan – kegiatan positif lainnya yang bisa menumbuhkan solidaritas sosial,termausk membangun kesadaran lingkungan”, kata Sekda.
Di sampingitu Sekda juga berpesan untuk menjadikan mushalla sebagai pusat kebaikan danpusat kebajikan, Selain itu memperkuat ukhuwahdan kerukunan masyarakat serta sarana peningkatan ilmu agama. Cara terbaikmewujudkannya adalah dengan menjadikan mushalla ini sebagai sarana ibadah yangnyaman, dengan jamaahnya yang terus meningkat.
“Mushalla harus menjadi wadahyang lebih banyak dibesarkan oleh jamaahnya. Pemerintah hanya bersifatmemfasilitasi. Untuk itu sekali lagi saya mengajak kita semua untuk memakmurkan mushallaini dan menjadikannya tempat untuk memupuk rasa persaudaraan. Sebab, Medanadalah rumah kita dengan masyarakatnya yang religius”, ungkapnya.
Sementara itu Kadis PertamananKota Medan Ir Zulkifli Sitepu mengungkapkan dengan diresmikannya Mushalla NurulHuda di Lapangan Merdeka dan Mushalla Nurul Iman di Lapangan Cadika Pramuka, berarti sudahada 7 mushalla yang ada di taman-taman kota di Kota Medan. Sebelumnya, WaliKota telah meresmikan
Mushalla Ar- Raudah diTaman Beringin Jalan Sudirman Medan. Kemudian Mushalla As-Suhada di Taman AhmadYani Jalan Sudirman Medan, Mushalla Nurul Haq di Taman KONI Jalan Gajah Mada,Mushalla Al Qiohar di Taman KONI Teladandan Mushalla Al Mukmin di belakangKantor Dinas Pertamanan Jalan Pinan Baris Medan. “Dengan kehadiran tujuhmushala ini, kita berharap warga yang datang berolahraga maupun berekreasitidak terhalang untuk melaksanakan ibadah shalat,” ujar Zulkifli.
Selanjutnyaungkap mantan Kadis Kominfo Kota Medan ini, ke depan pihaknya akan membangunmushalla di taman – taman aktif yang banyak dikunjungi masyarakat, salahsatunya Taman Gajah Mada di Jalan Krakatau Medan.”Semua ini kita lakukan untuk mempermudahmasyarakat dalam melaksanakan ibadah,” paparnya.
Untukketujuh mushala ini, Zulkifli akan menempatkan pekerja yang bertugas merawatdan menjaga kebersihan mushala. Hal itu dilakukan agar mushala tetap bersih,sehingga masyarakat yang shalat lebih tenang dan khusyuk. Khusus untuk MushallaNurul huda di Lapangan Merdeka, Zulkifli pun berjanji setiap kali waktu shalattiba akan berkumandang azan sehingga masyarakat yang sedang berolahraga,berekreasi maupun menikmati fasilitas Wi-Fidapat mengetahui waktu shalat sudah tiba dan melaksanakan shalat berjemaah.
(Mt/Hendra)