Matatelinga.com, Dua jenazah korban pesawat Hercules C-130 sudah teridentifikasi diserahkan kepada pihak keluarga, Selasa (11/8/2015). Kedua janazah tersebut merupakan karyawan BS Okup.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Utara, Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Helfi Assegaf mengatakan, dua jenazah itu, Hari Tongan Padang ,22, warga Desa Pakpak Bharat, anak biologis Naik Padang di kantong jenazah 014.
"Satu lagi Nasrulah ,24, warga Aek Kanopan anak biologis Sukandi di kantong jenazah 015. Keduanya merupakan karyawan BS Okup yang tertimpa pesawat. Data ante mortem sebanyak 31 orang dan kita dapat beberapa hari lalu. Kita ambil sampel orangtua," ujarnya melalui grub WhastApp, Selasa.
Selain itu, lanjut Helfi, selama pemeriksaan hingga pekan lalu yang sudah di identifikasi dua jenazah. Seluruh jasad korban pesawat Hercules berada di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.
"Masih ada delapan jenazah yang belum teridentifikasi dan berada di rumah sakit," katanya.
Sedangkan, Kepala Bidang (Kabid) Dokkes Polda Sumut Kombes Pol Setyo Purwanto menambahkan, sampel yang kita gunakan itu berupa lapisan dalam pipi. Jenazah yang belum teridentifikasi, kata Setyo, ada sebanyak 8 jenazah yang utuh. Pihaknya akan mengupayakan untuk mencari DNA dari yang ke delapan itu.
"Post mortem itu yang sulit menemukan profil DNA. Kita akan berupaya dengan metode yang ada. Jenazah yang belum teridentifikasi, agar keluarga menunggu informasi resmi dari kami," ungkapnya.
Sebelumnya, Pesawat Hercules C-130 milik TNI AU dengan registrasi nomor A-1310 jatuh di Medan. pesawat itu membawa 122 penumpang dan awak pesawat. Sementara korban tewas akibat kejadian itu tercatat 129 orang dan masih ada 22 kantong jenazah berupa body part/potongan tubuh.
(Mt)