Matatelinga.com, Sorotan tudingan terkait perilaku burukkinerja anggota DPRD Medan, semakin lengkap. Selain doyan jalan jalan hamburkananggaran, disiplin kinerja wakil rakyat pun kerap memberikan contoh buruk. Fakta itu dapat dilihat, pada saat mengikutirapat paripurna nota jawaban WalikotaMedan atas pemandangan umum DPRD Medan tentang perubahan APBD Pemko Medan tahun2015, Selasa (18/8/2015). Dimana seyogianya rapat paripurna dijadwalkan Badan Musyawarah(Banmus) DPRD Medan mulai pukul 9 Wib terpaksa molor hingga pukul 10 Wib. Parahnya lagi, dalam amatan wartawan,saat rapat mulai dibuka Ketua DPRD Medan Henry Jhon Hutagalung didampingiketiga wakilnya, Iswanda Ramli, Ihwan Ritonga dan Burhanuddin Sitepu hanyadihadiri anggota dewan sebanyak 14 anggota dewan ditambah pimpinan dari 50anggota DPRD Medan. Bahkan, pada saat rapat sedang dibuka,Ketua DPRD Medan melontarkan rasa kesalnya karena rapat molor serta minimnyakehadiran dewan. “Rapat ini seyogianya dimulai pkl 9.00 Wib tapi karenaminimnya kehadiran dewan terpaksa molor. Sangat kita sayangkan keterlambatandewan, mudah mudahan ke depan semakin disiplin”, kesal Henry saat membuka rapat. Masih dalam pengamatan wartawan, sekitar15 menit rapat paripurna pembacaan nota jawaban yang disampaikan Plh WalikotaMedan Syaiful Bahri, menyusul 3-4 orang anggota dewan masuk ruang sidang. Hinggapembacaaan nota jawaban hampir selesai, anggota dewan mulai bermunculan. Sangat disayangkan, saat Plh WalikotaMedan membacakan jawaban terhadap legislatif, karena beberapa juru bicara anggotadewan dari Fraksi DPRD Medan yang menyampaikan pemandangan umum sebelumnya tidakberada di ruang paripurna. Ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada Ketua Badan Kehormatan Dewan(BKD) DPRD Medan Robby Barus tidak bersedia memberikan tanggapan. Pertanyaanwartawan yang dikirim melalaui pesan singkat tidak ditanggapi. Sama halnyadengan Wakil ketua BKD dan anggota BKD tidak menanggapi konfirmasi wartawan. Sementara itu, anggota DPRD Medan Asli MuliaRambe (Bayek) kepada wartawan mengatakan, ketidakdisiplinan para anggota dewantidak bisa dipungkiri karena banyak hal seperti urusan kostituen. Ia mengakubahkan bersama anggota dewan tetap berupaya menjalankan tugas sesuai fungsinya.“Kita bersama teman teman tetap berusaha menjalankan tuhgas sesuai disiplina”,ujar Bayek panggilan akrab Rambe.(Mt)