Matatelinga.com, Ratusan buruh yang tergabung di Federasi Serikat PekerjaMetal Indonesia melakukan aksi mogok kerja secara damai menuntut agar pihakPemerintahan Joko Widodo dan Jusup Kala menurunkan harga sembako , BBM ,menolakPHK , menolak masuknya pekerja asing keIndonesia mereka mengendaraai kendaraan roda 2 dan roda 4 berpawai menujukekantor Gubenur Propinsi Sumatera Utara ,ke kantor Walikota Medan dan kekantorDPRD Medan Selasa ( 1/9/2015) pagi ini mendapat pengawalan ekstra ketat ratusanpetugas Polres Pelabuhan Belawan .
Ratusan buruh pabrik dari kawasan Industri Medan ( KIM) iniketika mulai me;lakukan aksi mogok kerjanya dari PT Juisin yang terletak di KIMII tepatnya di Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang .
Dengan memarkirkan kendaraan roda 2 ditengah Jalan , merekamelakukan orasi yang dijaga seratusan petugas Kepolisian dari Polres PelabuhanBelawan dan petugas Polsek Medan Labuhan serta Koramil , setiap rute yangdilalui mereka meminta kepada seluruh pabrik yang ada dikawasan KIM Medan untukmengeluarkan pekerjanya untuk ikut melakukan aksi unjuk rasa damai .
Dalam orasinya yang mereka baca ada 8 tuntutan antara lainminta kepada Presiden Joko Widodo dan wakilnya Jusu Kala menurunkan harga BBM ,Buruh menolak PHK akibat melemahnya Rupiah dan menolak tenaga kerja asing yangmasuk ke Indonesia , naikkan upah minimum tahun 2016 sebesar 25 persen, merubahKHL dari 60 item menjadi 84 item , Repisi PP tentang Jaminan Pensiun denganmanpaat pension buruh sama denganPegawai Negeri Sipil ( PNS) bukan Rpm 300 ribu perbulan setelah 15 tahun ,Perbaiki pelayanan BPJS kesehatan ( hapus system INA CBGs dan Permenkes No. 59 tahun 2014 yang membuat tarif murah , tolak kenaikan Iyuran BPJS Kesehatan ,tambah dana PBI menjadi Rp 30 Triliun, provider RS /Klinik diluar BPJS bias digunakan untuk COB), Bubarkan pengadilanburuh /PHI dengan merevisi UU 2/2-04 tahun ini juga dan Hapuskan Outshorsingdan angkat PKWT menjadi PKWIT yang melanggar kententuan UU Ketenagakerjaan .
Aksi ratusan buruh pabrik KIM II Medan ini dilanjutkanmenuju kekantor Gubenur Propinsi Sumatera Utara , kantor Walikota Medan dankekantor DPRD Medan , namun setibanaya dikawasan Jalan Yos Sudarso seratusanburuh ini sempat singgah dipabrik Nasuba ditempat ini para buruh meminta agarperusahan tersebut mengikut sertakan buruhnya untuk melakukan aksi unjuk rasadamai .
Diperusahan PT Nasiba ini nyaris terjadi adu pisik karenapihak perusahan tidak bersedia mengeluarkan buruhnya untuk melakukan aksi unjukrasa , namun aksi tersebut batal karena Kapolsek Medan Labuhan Kompol Boy JSitumorang langsung menengahinya yang akhirnya pihak perusahan bersediamengeluarkan buruhnya sebanyak 80 orang untuk ikut ke Medan melakukan aksi unjkrasa secara damai .
Seratusan buruh tersebut menggunakan kendaraanroda 2 langsung bergerak ke Medan dikawal seratusan petugas Polres PelabuhanBelawan dan petugas Polsek Medan Labuhan , aksi unjuk rasa secara damai inisempat memacatkan arus lalu lintas namun karena petugas cekatan maka aruslalulintas yang macat dapat diatasi.(Mt/Hendrik)