Matatelinga.com, Seorang petugas Dinas Kebersihan babak belur dipukuli preman kampung. Hal ini karna Gatot ,30, warga Jalan Ngumban Surbakti, tidak senang sengan korban yang melakukan pengutipan biaya sampah si kampung tempatnya tinggal.
Dengan kondisi bibir berdarah dan kedua pipi memar, Lidia br Tarigan ,33, warga Dusun 1 Namo Bintang, Kec. Pancur Batu, yang tak lain mandor pengawas lapangan di Dinas Kebersihan, mendatangi Polsek Sunggal. Ia mengaku dipukuli sama Gatot warga Jalan Ngumban Surbakti, saat korban menagih uang sampah dilingkungan tempat Gatot tinggal.
Ciritanya, saat korban menagis uang sampah di jalan Ngumban Surbakti, tiba-tiba korbam didatangi oleh Gatot dan dua temannya. Tanpa sebab, Gatot langsung mengusir dan menampar korban hingga darah segar muncrat dari mulutnya. Atas kejadian itu, korban yang ditemani temannya langsung mendatangi Polsek Sunggal untuk melaporkan pelaku dannkedua temannya.
"Aku tidak tahu kenapa dia memukuli aku. Mungkin dia tidak senang aku ngutip uang sampah tempat dia tinggal," ujar korban.
(Mtc/Ir)