Matatelinga.com, Darmansyah Berutu ,50,. mengalami luka tembak dari senjata api laras panjang SS1V2 milik oknum polisi. Pasalnya, Oknum polisi yang bertugas di Polres Bireun Aceh, Briptu DC, terlibat perkelahian dengan sekuriti Bank BRI Unit Jalan Stasiun Delitua, Selasa (15/9/2015).
Informasi dihimpun wartawan, kejadian ini bermula ketika kedua pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Mega Pro, masuk ke dalam Bank BRI sekitar pukul 15.00 WIB tadi, bermaksud mentransfer uang. Namun, karena sudah tutup pembukuan, pihak bank menolak permintaan pelaku.
Tak terima, pelaku kemudian bersitegang dengan pihak sekuriti. Keributan pun semakin memanas hingga akhirnya pelaku dan sekuriti terlibat aksi adu fisik.
“Ributnya sampai ke luar bank. Nasabah yang yang mendengar kejadian ini pun keluar untuk menyaksikan,” kata Robert salah seorang warga sekitar lokasi kejadian pada Wartawan.
Kemudian pelaku menarik pelatuk senjata laras panjang yang ditentengnya. Namun pelurunya itu mengenai salah seorang nasabah.
Terkena tembakan, Darmansyah langsung tersungkur bersimbah darah. Peluru menembus bagian rusuk kiri dan tembus ke belakang dekat pundaknya. Korban pun segera dibawa ke RS Adam Malik Medan.
Lalu pelaku penembakan langsung disergap warga sekitar. Petugas Polsek Delitua kemudian mengamankan pelaku dari amuk massa, sedangkan seorang pelaku lain berhasil melarikan diri.
Belakangan diketahui, pelaku merupakan oknum polisi bernama Briptu Dian Chaidir, anggota Polres Bireun Aceh. Petugas juga mengamankan barang bukti satu pucuk senjata api.
“Satu pelaku sudah diamankan, saat ini masih kita lakukan pemeriksaan secara insentif,” ujar Kapolsek Delitua AKP Daniel Marinduri.(Mtc)