Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Wapadai Cuaca Ekstrim, Rentan Penyakit DBD dan ISPA

Wapadai Cuaca Ekstrim, Rentan Penyakit DBD dan ISPA

Admin - Minggu, 20 September 2015 09:10 WIB
google
Matatelinga.com, Kondisi cuaca yang sangat berpariasi maupuncuaca ekstrim sangat rentan menimbulkan banyak penyakit seperti Demam BerdarahDengue (DBD) dan Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA). Pemerintah Kota(Pemko) Medan didesak agar memberikan perhatian serius dan warga tetap waspada.

 

“Cuaca yang tidak stabil harusdiwaspadai. Potensi penyakit DBD sangat tinggi. Begitu juga penyakit ISPAkarena asap mudah terserang khususnya anak anak. Jika ini tidak disikapi seriussangat berbahaya,” ujar Wakil Ketua Komisi B DPRD Medan Modesta MarpaungAM.Keb, SKM kepada wartawan, Sabtu(19/9/2015) menyikapi perubahan ilkim yang berobahobahdi Medan saat ini.

 

Kepada Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan,kata Modesta supaya mengintruksikan seluruh petugas Puskesmas rawat inap danpuskesmas pembantu (Pustu) tetap siaga melayani masyarakat terkait keluhan dangejala penyakit. Juga bagi masyarakat yang mengalami gangguan kesehatandisarankan segera berobat.

 

 “Kitasarankan Dinas Kesehatan agar mendidrikan posko kesehatan. Ini bentuk pelayanankesehatan prima dari Pemko Medan. Soal teknisnya bisa kerjasama dengan aparat kelurahan,“terang Modesta.

 

Apalagi kata politisi Golkar ini,pernyataan Balai Metereologi  Klimatologidan Geofisika (BMKG) Wilayah I Sumbagut pekan lalu akan terjadi curah hujan.Untuk itu, Pemko Medan diminta supaya mengantisipasi segera mungkin potensibajir di Medan.

 

Pemko Medan melalui aparat Kelurahan dankepala lingkungan (kepling) supaya memperhatikan kebersihan lingkungan. “Lurahdan kepling dapat menggerakkan masyarakat gotong royong pembersihan lingkunganterutama saluran parit.

 

Sama halnya sosialisasi kesehatanseperti antisipasi penularan penyakit DBD dan menjaga penyakit ISPA. DinasKesehatan harus tetap melakukannya dan tetap mengaktifkan Posyandu. Khususmensiasati bahaya penyakit DBD harus ada sosialisasi yang rutin dan melakukanfoging (pengasapan) seperlunya. Bahkan pemberian masker bagi warga yangmembutuhkan  tetap diperhatikan.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait