Matatelinga.com, Pemko Medan menggelar tabuh bedug malamtakbiran Hari Raya Idul Adha 1436 H di halaman Balai Kota Medan, Rabu malam (23/9). Takbir ini dikumandangkan sebagai rasa syukur yang menjadi bagian tak dapat dipisahkan dalam peningkatankeimanan kepada Allah SWT. Di sampingitu sebagai upaya meningkatkan kebersamaan dan tali sialturahmi dengan seluruhjajaran di lingkungan Pemko Medan.
Meski pun Hari Raya Idul,Adha tahunini mengalami perbedaan, namun Syaiful berharap perbedaan pendapat tentang peringatan Hari Raya Haji ini tidak memicu konflik dan pertentanganmelainkan menjadikanini sebagai perekat ukhuwah Islamiyah.
“Mari kita jadikan tabuh bedug dantakbir akbar ini sebagai doa untuk kita semua dan Kota Medan yang semakinsejahtera. Idul Adha juga harus kitajadikan sebagai momentum untuk bersatumembangun Kota Medan, sekaligus mewujudkannya menjadi kota religius,” kata Syaiful.
Mantan Kepala Bappeda Kota Medan ituselanjutnya berharap, gema takbir yang dikumandangkan ini dapat tetap menjagaketertiban agar semaraknya tidak menjadi gangguan bagi umat lain. Sebab, KotaMedan merupakan kota majemuk dan multuikultur yang harmonis. “Ini menjaditanggung jawab bersama untuk terus melestarikannya,” ungkapnya.
Selanjutnya Syaiful tak lupamengajak seluruh umat Muslim Kota Medan untuk melaksanakan Shalat idul Adhabersama di Lapangan Merdeka Medan. Di samping itu Syaiful juga mengungkapkan,Pemko Medan tetap melaksanakanpenyembelihan hewan kurban. Selanjutnya daging hasil penyembelihan akandibagi-bagikan kepada warga kurangmampu.
Acara bedug takbir berjalan denganmeriah. Syaiful didampingi Asisten Kesejahteraan Masyarakat, Erwin Lubis danKepala kantor Kementrian Agama Kota Medan Iwan Zulhami menabuh bedug diiringidengan gema takbir. Bedug takbir yangkedua kalinya digelar Pemko Medan ini, mendapat apresiasi dari warga yang melintas di depan Balai Kota. Malahada warga yang menghentikan kenderaannya untuk menyaksikan tabuh bedugtersebut.
(Mtc/Hendra)