Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Mencegah Manipulasi data Pemilih Pilkada

Mencegah Manipulasi data Pemilih Pilkada

Admin - Minggu, 27 September 2015 07:45 WIB
google
Matatelinga.com,   Mencegah terjadinya pelanggaran pemilihan, Panitia Pengawas (Panwas) Pemilihan Kota Medan menggelar Forum Diskusi Pilkada bertajuk "Mengawal Perbaikan Daftar Pemilih Sementara (DPS), Mengawasi Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pilkada yang Demokratis dan Bermartabat. Acara akan dilaksanakan Senin (28/9/2015) di Hotel Pardede Medan.Akurasi daftar pemilih sangat penting dalam pemilihan kepala daerah. Daftar pemilih Tetap (DPT) akan berkolerasi pada anggaran pengadaan logistik. Sedangkan banyaknya pemilih tidak memenuhi syarat masuk dalam daftar pemilih menjadi potensi manipulasi perolehan suara.Ketua Panwas Medan Raden Deni Admiral mengatakan penuyunan daftar pemilih di Medan masih menyisakan persoalan. Hasil pegawasan masih ditemukan adanya pemilih yang sudah pindah masih terdaftar. Ada juga pemilih terdaftar ganda, berstatus TNI/Polri dan penduduk yang sudah meninggal dunia."Ada juga penduduk yang belum teraftar," katanya, Kamis kemarin.Seperti terjadi di Medan polonia, ditemukan 2 warga belum tedaftar, 60 orang ganda, telah meninggal dunia sebanyak 8 orang dan 165 orang sudah pindah domisili. Ada juga 2 orang pemilih belum berumur 17 tahun masuk dalam DPS. Di Medan Perjuangan ditemukan 1.567 kesalahan data, 21 pemilih ganda, 106 telah meninggal dunia dan 593 orang sudah pindah domisili.Selanjutnya, di Medan Timur, ditemukan 6 orang penduduk belum terdaftar, 1.568 kesalahan data, 15 telah meninggal, 47 orang telah pindah, 1 orang TNI/Polri dan 6 orang fiktif. Medan Tuntungan ditemukan 10 orang penduduk belum terdaftar, 2086 orang kesalahan data, 27 orang tercatat ganda, 85 orang telah meninggal dunia, 60 orang pindah domisili dan 1 orang berstatus TNI/Polri."Ini masih 4 kecamatan. Kami sedang menghimpun berbagai temuan. Temuan ini kami sampaikan ke KPU untuk perbaikan," katanya.Panwas juga menemukan adanya ketidaksingkronan antara jumlah pemilih ditetapkan dalam Pleno Panitia Pemilihan Kecamatan dengan DPS yang ditetapkan KPU dan dipublis melalui sistem informasi daftar pemilih (Sidalih). Dia mengatakan, diskusi ini penting dilakukan agar daftar pemilih yang akan ditetapkan nanti lebih akurat. Akurasi data akan meminimalisi manipulasi hasil perolehan suara. Sebagaimana dalam beberapa pemilihan umum (Pemilu) lalu, ditemukan adanya penggunaan hak memilih orang lain, dan dugaan penggelembungan suara.Diskusi ini, Panwas Medan mengundang Ketua KPU Medan dan elemen masyarakat sebagai pembicara."Ini (diskusi, red) bagian dari pencegahan pelanggaran. Kita berharap dengan diskusi ini, pemutakhiran daftar pemilih akan semakin tersosialisasikan ke masyarakat dan daftar pemilih dapat lebih akurat," katanya.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait