Matatelinga.com, Pelaku diketahui RAH ,30, menjadi bulan bulan massa, karena kedapatan mencuri sepedamotor matic BK 2212 ABS dari rumah seorang warga di Jalan Mapilindo Gang Tobasari Medan Perjuangan, Jumat (2/10/2015) siang. Beruntung nyawa korban dapat diselamatkan setelah petugas Polsek Medan Timur dengan cepat tiba di lokasi.Ketika ditanya wartawan di Polsek Medan Timur, warga Jalan KL Yos Sudarso KM 11,3 Gang Wakaf Sentul Medan itu sendiri mengaku, sebelum beraksi, dirinya terlebih dahulu menemui rekannya Anton Simon Simanjuntak warga Jalan Pasar 3 Medan di kawasan Jalan Mesjid Taufiq Medan. Setelah ketemu, dirinya mengaku diajak Anton untuk mencuri."Saya tidak tahu bang, saya diajaknya untuk mencuri," aku residivis itu.Berdalih butuh uang untuk kebutuhan keluarganya, Rifki pun tidak menolak tawaran tersebut. Kemudian, kedua pria itu mencari sasaran dengan berjalan kaki."Karena anak saya mau bayar uang sekolah jadi perlu duit," terangnya.Setelah sampai di Jalan Mapilindo Gang Tobasari Medan Perjuangan, keduanya melihat ada sepedamotor matic yang terparkir di teras rumah milik L Hutapea. Kemudian keduanya pun berniat mencuri sepedamotor berwarna hijau itu."Memang kunci palsu dan letter T saya yang megang, terus saya disuruh Anton untuk mengambil motornya," tambah dia.Melihat situasi sepi, keduanya masuk rumah dan mencoba mengambil motor milik Hutapea tersebut. Namun sial bagi seorang tersangka, saat akan mendorong motor itu, korban mempergokinya.Terang saja, korban langsung berteriak minta tolong kepada masyarakat sekitar. Mendengar jeritan itu, massa langsung berkeluaran dan menangkap Rifki.Begitu ditangkap, warga yang sudah geram langsung menghajarnya hingga babak belur. Sedangkan seorang tersangka lain Anton berhasil kabur dari amukan massa. Petugas yang mendapatkan kabar ada pelaku curanmor dihajar massa dengan cepat turun ke lokasi. Kemudian Rifki beserta barang bukti pun diboyong ke Mako untuk menjalani pemeriksaan.Kapolsek Medan Timur Kompol Fransisca Munthe melalui Kanit Reskrim AKP Alexander Piliang mengatakan kalau pihaknya akan mengejar seorang pelaku lagi. "Identitas sudah kita ketahui dan akan kita kejar," tambah Kanit.(Mtc)