Matatelinga.com, Dalam bentrokan antara dua kelompok mahasiswa Universitas Katholik (Unika) Santo Thomas, di depan kampus mereka, Jalan Setia Budi, Medan, Rabu (7/10/2015), Jurnalis televisi nasional, Tuti Alawiiyah Lubis ,29,, menjadi korban.
Bagian pelipis kanannya terkena lemparan batu hingga terluka. Itu terjadi saat Tuti hendak mengambil gambar para mahasiswa yang tengah melempari polisi.
“Enggak tahu siapa yang melempar, tapi tiba-tiba seperti ada yang menampar. Begitu dilihat, ternyata bocor dan ada luka memar. Saya langsung dilarikan teman-teman ke rumah sakit,”ujar Tuti di RSU Bunda Thamrin, Medan, Kamis (8/10/2015) dini hari.
Ia memaparkan, saat terkena lemparan batu, ia tengah berada di belakang barisan polisi yang mencoba membubarkan massa yang kala itu telah terpecah dalam dua kelompok. “Bukan cuma aku, mereka (massa) juga melempari kenderaan petugas,” tambah Tuti.
Dalam bentrokan tersebut, sedikitnya dua mahasiswa diamankan petugas Polsek Sunggal. Mereka diduga memprovokasi mahasiswa lainnya untuk menyerang polisi. Namun setelah diperiksa, keduanya dipulangkan.
(Mtc)