Matatelinga.com, Pelaku perkosaan yang dilaporkan IS berjumlah 11 orang. Mereka disebutkan melakukan perbuatan bejat itu setelah mendapat informasi dari pelaku lainnya. Dua pelaku yang pertama memerkosa IS, J dan BS, diduga menginformasikan kejadian itu kepada rekan-rekannya. Alhasil sembilan orang lainnya ikut memerkosa dalam waktu yang berbeda. Perkosaan dilakukan ke-9 orang itu pada periode 2015. Sampai akhirnya pada Juli 2015, perkosaan itu diketahui keluarga korban. Warga memergoki J saat kembali mencoba memerkosa IS Mereka akhirnya mengetahui korban sudah diperkosa 11 orang dan saat itu tengah hamil sekitar 5 bulan. Perbuatan itu kemudian dilaporkan keluarga korban ke polisi. Salah seorang di antara 11 nama yang dilaporkan melarikan diri ke Jakarta. Namun, dia meninggal karena sakit di pelariannya. Kapolres Samosir AKBP Eko Suprihanto memaparkan, berdasarkan laporan korban, pelaku menawarinya uang Rp 20.000 untuk berhubungan. "Karena pelapor sepertinya ada keterbelakangan mental," jelasnya. Meskipun ada unsur suka sama suka dalam kasus ini, namun mereka tetap memprosesnya. Sebab, korban masih di bawah umur. "Pasti. Kasusnya tetap kami proses," pungkasnya. (Fit/Mt)