Matatelinga.com, Penjabat Wali Kota Medan Drs H Randiman Tarigan MAP meletakkan batu erptama pembangunan Islamic Centre Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Medan Petisah di Jalan Waringin, Kelurahan Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Rabu (14/10/2015). Selain mengembangkan syiar Islam, pembangunan Islamic Centre ini juga sebagai upaya untuk mewujudkan cita-cita bersama menjadikan Medan sebagai kota religius. Randiman sangat mendukung dan mengapresiasi pembangunan Islamic Centre yang diprakarsai MUI Kecamatan Medan Petisah ini. Diharapkannya melalui pembangunan Islam,ic Centre ini Kota Medan ke depannya akan memiliki masyarakat religius. Sebagai bentuk dukungan, mantan Kadis Pendapatan Kota Medan ini memberikan bantuan pribadi sebesar Rp.25 juta. “Saya dan tentunya kita berharap dengan pembangunan Islamic Centre MUI Kecamatan Medan Petisah ini, dapat menghadirkan peningkatan terhadap kualitas masyarakat, khususnya umat Islam di kota yang kita cintai ini,” kata Randiman. Kehadiran Islamic Centre MUI Kecamatan Medan Petisah ini, ungkap Randiman, nantinya harus dijadikan sebagai tempat berbagai kegiatan maupun kajian-kajian keislaman, sehigga harus dilengkapi dengan perpustakaan yang berisi buku maupun refresni mengenai Islam. Yang lebih utama lagi dapat menjadi madrasah bagi generasi muda yang ingin menimba ilmu agama, baik secara fiqih, syariah dan juga sejarahnya. Pria yang masih menjabat sebagain Sekretaris DPRD Sumut ini optimis, kehadiran Islamic Centre MUI Kecamatan Medan Petisah ini sangat mendukung untuk mewujudkan Medan sebagai kota religius. Randiman yakin, jika masyarakat religius, generasi mudanya juga religius. “Insya Allah Kota Medan pada amsa mendatang akan dipimpin oleh insane-insan yang cerdas, baik secara akademik maupun keimanan,” ungkapnya. Islamic Centrea MUI Kecamatan Medan ini dibangunm diatas lahan seluas lebih kurang 376 M2 yang merupakan wakaf dari almarhum H Muhammad nasir Siregar/almarhumah Hj Halimatussakdiah dan almarhumah Hj Saidah. Direncanakan Islamic centre ini akan dibangun 4 lantai dengan biaya lebih kurang Rp.2,5 miliar. Ketua MUI Kota Medan Prof DR M Hatta menyambut baik pembangunan Islamic Centre MUI Kecamatan Medanm Petisah tersebut. Sebab, keberadaan Islamic Centre menjadi kebutuhan masyarakat saat ini. Diharapkannya, Islamic Centre ini menjadi pusat kajian-kajian maupun kegiatan-kegiatan keislaman seperti di Kota Roma, Italia. “Meski umat Islam minoritas namun kehadiran Islamic Centre di Kota Roma mendapat apresiasi dan simpati dari warga di sana. Sebab, mereka tertarik dengan sikap dan perangai orang-orang yang ada di Islamic Centre sehingga banyak yang tertarik dan memeluk agama Islam. Kini Islam menjadi agama kedua terbesar di Roma. Untuk itu saya berharap Islamic Centre yang dibangun ini nantinya seperti Islamic Centre di Kota Roma,” harap Hatta. Peletakkan batu pertama ini ditandai dengan pemasangan batu bata diatas coran tiang besi yang dilakukan Pj Wali kota Medan. Peletakan batu pertama ini dihadiri aqnggota DPRD Medan H Robi barus, Ketua Hizbu Tahrir Sumut Ustadz Z azwir Ibnu Azis, Ketua Pembangunan Islamic Centre MUI Kecamatan Medan Petisah H.A Mutaqin Nasution MPdi, alim ulama, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi selaku tokoh masyarakat, serta Camat Medan Petisah Rahmat Harahap. (Fit/Mt)