Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Tim Labfor Poldasu dan Petugas melakukan olah TKP

Tim Labfor Poldasu dan Petugas melakukan olah TKP

Admin - Sabtu, 24 Oktober 2015 20:02 WIB
Matatelinga.com

Matatelinga.com, Dari hasil penyelidikan sementara, di duga pelaku yang berjumlah lebih dari duavorang ini masuk dari puntu depan. Dengan membawa senjata tajam, pelaku langsung masuk masuk dalam rumah. Selanjutnya pelaku masuk ke dalam kamar untuk mencari korban Mockhtar Yakub.

Namun, saat itu pelaku hanya melihat istri korban, tanpa banyak cerita pelaku langsung membunuh Yanti istri M Yakub dengan cara menikam perut korban dan membacokkan kepala korban.

Tak sammpai disitu, pelaku kembali mencari korban laninnya, saat itu pelaku melihat korban M Yakub yang berada di dapur, seketika itu juga pelaku langsung menghabisi nyawa korban dengan menikamkan perut korban sebanyak 9 tikaman.

Sementara, sang cucu yang melihat aksi aksi pembantai terhadap kakek dan nenekny itu langsung melarikan diri dan mengendap di dalam kamar mandi. Di dalam kamar mandi itu, dengan kondisi ketakutan sang cucu Andika langsung menghungi orangtuanya.

Sayangnya, saat menghungi orangtuanya, pelaku mengetahui hal tersebut, saat itu juga pelaku dengan sadis menggorok leher Andika hingga nyaris putus. Sementara pelaku langsung merampas hape milik Andika.

Usai membunuh semuanya, pelaku langsung pergi meninggalkan ketiga korban. Namun, sebelum meninggalkan korban, pelaku yang diduga berjumlah lebih dari du orang ini sempat mengambil sebagian barang-barang berharga milikbkorban termasuk dua handphone milik korban.

Hal ini dibenarkan oleh salah satu petugas yang bertugas Polsek Sunggal,"ada beberapa hartanya yang hilang termasuk hape milik korban. Semalam dihubungi masih aktif, ini hari sudah tidak aktif lagi," ucap salah satu petugas.

Namun sayangnya, pernyataan itu langsung dibantah oleh Kapolresta Medan Kombes Pol Mardiaz, ia mengatakan bahwa pelaku tidak ada mengambil handpone milik korban,"itu tidak benar, tidak ada yang hilang harta benda milik korban. Tim Lafor Polda masih di dalam melakukan penyelidikan," pungkas Mardiaz.

 

(Mtc/ir)


Tag:

Berita Terkait