Matatelinga.com, Personel Direktorat Narkoba Polda Sumatera Utara diduga melakukan undercover buy dengan memanfaatkan dua Polisi Wanita (Polwan) menyaru sebagai pembeli sabu-sabu. Namun, upaya penangkapan bandar narkoba tersebut gagal. Karena itu, polisi dan bandar narkoba sempat kejar-kejaran yang berujung bandar narkoba yang mengendarai Toyota Kijang Innova menabrak mobil Honda Jazz yang dikendarai polisi, Rabu (28/10/22015) petang.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun di tempat kejadian, penangkapan awalnya direncakan di Titi Papan, Medan Deli. Petugas yang menyaru sebagai pembeli narkoba jenis sabu-sabu kepada bandar yang belum diketahui identitasnya mengendarai satu unit mobil Honda Jazz dan empat unit sepeda motor. Penangkapan gagal karena bandar sudah mengetahui yang membeli sabu-sabu adalah oknum polisi. Seorang sumber yang layak dipercaya dan minta namanya tidak sebutkan, besar dugaan bandar narkoba tahu bahwa pembeli sabu-sabu polisi. Sehingga, bandar narkoba meninggalkan lokasi transaksi dan melarikan diri gunakan mobil Toyota Innova hitam dengan polisi BK 1253 HG. Tatkala aksi kejar-kejaran berlangsung bandar narkoba menabrak mobil Honda Jazz milik polisi serta satu polisi yang mengendarai sepeda motor. “Dalam aksi kejar-kejaran itu, petugas mencoba hentikan laju mobil bandar narkoba. Jadi mobil Honda Jazz petugas menghalangi Toyota Innova milik pelaku. Tapi bandar itu tidak menghentikan laju mobilnya, bahkan bandar menambah kecepatan mobilnya, kemudian menabrak mobil polisi dan satu polisi yang pakai sepeda motor terjatuh lantaran disenggol bandar narkoba itu. Karena itu, polisi sempat melepaskan tembakan kearah bandar narkoba itu,” ujarnya saat dihubungi, Rabu (28/10/2015) malam Selain itu, kata dia, aksi kejar-kejaran antara polisi dan bandar narkoba berakhir di Jalan Pasta Ujung, Komplek Deli Raya, Titipapan, Medan Deli. Bandar narkoba meninggalkan mobil Toyota Kijang Innova dan berlari ke-arah perkebunan milik warga yang berada di seputaran komplek itu. Karena itu, polisi tidak berhasil menangkap bandar dan hanya menemukan berbagai barangbukti. “Bandar meninggalkan mobilnya dan lanjut berlari menghindari kejaran polisi. Bandar masuk ke kebun sayur milik warga. Meskipun demikian, polisi sempat mengamankan barangbukti satu unit mobil Toyota Innova, beberapa bungkus plastic yang diduga sabu-sabu siap edar dan satu unit pistol jenis soft gun,” katanya. Tidak hanya itu, hamper seluruh body mobil Kijang Innova tersebut terkena tembakan. Sedikitnya ada delapan lubang peluru di mobil itu. Dua lobang berada di belakang mobil, dua lobang di pintu depan sebelah kiri dan dua lobang di pintu samping dekat sopir. Bahkan ban mobil pecah, besar dugaan disebabkan tembakan petugas.Tidak hanya itu, kaca mobil pintu depan juga pecah. Sedangkan satu unit mobil Honda Jazz milik polisi mengalami kerusakan dibagian bumper depan disebabkan ditabrak bandar sabu-sabu saat menghadang laju mobil. (Mtc/Robby)