Matatelinga.com, Tanpa ada tahu masalah, tiba-tiba kepala Ronaldi dihantam gelas hingga berlumur darah di Terminal Amplas, Jumat (6/11). Ronaldi Lubis ,34, dan anaknya menjadi korban penganiyaan satu keluarga.
Tak terima dengan perlkukan tersebut korban warga Jalan Seser Kecamatan Medan Amplas membuat pengaduan ke Polsek Patumbak.
Dalam pengaduannya, Ronaldi melaporkan SS ,45, rekan sesama supir angkot 78, jurusan Amplas-Marelan.
Korban didampingi istrinya Khalisa Boru Hotang ,35, di Polsek Patumbak mengatakan, ketika korban berada di Terminal Terpadu Amplas (TTA), persisnya berada di pangkalan Angkot Koperasi 78, tiba-tiba datang JSS, langsung memukul kepalanyas dengan menggunakan gelas.
Akibat hantaman menggunakan gelas, kepalanya pecah, darah pun mengucur dari luka di kepalanya sehingga langsung dilarikan ke rumah sakit, guna mendapat pertolongan medis.
“Dihantam pakai gelas kepalaku, sampai sekarang masih sakit dan pening kali. Kena 6 jahitan kepalaku,” katanya.
(Mtc)