Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Plh Bupati Tobasa, Serahkan 24 unit handtracktor kenyataannya hanya 20 unit

Plh Bupati Tobasa, Serahkan 24 unit handtracktor kenyataannya hanya 20 unit

Admin - Senin, 16 November 2015 16:23 WIB
Matatelinga.com

Matatelinga.com,  Penyerahan 24 unit alat pertanian jenis handtracktor dengan merk yanmar, diserahkan Plh Bupati Tobasa dan dinas pertanian secara simbolis kepada kelompok tani di desa Sibarani Sappulu Kecamatan Laguboti Tobasa Senin (16/11/15).

Penyerahan handtracktor ini merupakan bantuan APBN dan wujud kepedulian pemerintah terhadap petani di Tobasa. Tobasa yang mayoritas penduduknya petani dan pekebun memang sangat butuh alat-alat pertanian seperti handtractor, mesin penanam padi dan alat pertanian lainnya. 

 

Kepala dinas pertanian dan plh bupati Tobasa Hasiholan Silaen menghimbau para kelompok tani yang mendapatkan bantuan agar menggunakannya secara maksimal bantuan pemerintah ini. 

 

Dalam acara penyerahan yang cukup singkat ini,  para perwakilan kelompok tani seperti bapak Simanjuntak asal Balige menyambut gembira dan berterimakasih atas bantuan ini dan berjanji akan dipergunakan semaksimal mungkin. 

 

Pengamatan media matatelinga.com saat penyerahan 24 unit handtractor ini mengundang pertanyaan. Handtracktor yang diserahkan hanya sebanyak 20 unit saja dari 24 unit yang dibacakan sebelumnya oleh plh bupati Tobasa, sedangkan  4(empat) unitnya tidak tau entah kemana. 

 

Saat ditanya para wartawan,  Posman Sirait kasi TPH (taman pangan dan holtikutura) mengatakan bahwa, 3 (tiga) unit sebelumnya sudah diserahkan sabtu 7/11/15. " 1 (satu) unit lagi menunggu datang dari Medan, entah kapan datangnya belum tau, kita tunggu saja" ungkap Posman. 

 

"Sewaktu pengiriman dari Medan hanya sebanyak 23 unit saja dan bukan 24 unit" lanjut Posman. Lha.......kok bisa celutuk salah satu wartawan.

 

(Mtc/Pintor)


Tag:

Berita Terkait