Matatelinga.com, Dinilai tak becus dalam menangani kasus korupsi di Kota Medan. Kinerja, Kepala Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Medan, Haris Hasbullah terus menjadi sorotan publik atas kinerja nol prestasi itu.Hal itu, disampaikan puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Barisan Aspirasi Mahasiswa Sumatera Utara (BASMI SUMUT) melakukan aksi damai di kantor Kejari Medan, Senin (16/11/2015) siang.Dalam orasinya mahasiswa menuntut Kejari Medan untuk mencopot Kasi Pidsus (Kepala Seksi Pidana Khusus) Kejari Medan, Haris Hasbullah yang dianggap tak becus menangani kasus dugaan korupsi di kota Medan.Mereka menilai kinerja penegak hukum terutama dalam penanganan kasus korupsi tahun belakangan ini, tidak ada satu tersangka yang diseret di Pengadilan Tipikor Medan. Termasuk, kasus lama. Terkesan 'dininabobokan' oleh Haris Hasbullah.Adapun rincian kasus dugaan korupsi yang tidak berjalan sesuai prosedur hukum, yakni kasus repitalisasi taman sri deli tahun 2014 dengan anggaran Rp9,8 M, repitalisasi stadion teladan tahun 2012 dengan anggaran Rp14, di tahun 2013 dengan anggaran Rp9,9 M. Kemudian repitalisasi terminal amplas tahun 2014 dengan anggaran Rp9,4 M, repitalisasi terminal pinang baris tahun 2014 dengan anggaran Rp6,4 M.Menurut kordinator aksi, Ibnu, kasus korupsi memang sudah menjadi rahasia umum dan penindakannya juga terksesan ditutupi dan tidak berjalan sesuai prosedur. Akibatnya, para koruptor pun semakin merajalela menggasak uang negara.Selain itu, lanjut Ibnu, ia menduga adanya 'main mata' terkait kasus-kasus yang ditangani Kasi Pidsus Kejari Medan. Kemudian kasus yang ditangai juga sudah dijadikan azas manfaat untuk memperkaya dirinya (Haris Hasbullah) dan dianggap telah menyalahgunakan jabatan dan kekuasaan sehingga kasus-kasus yang ditangani berjalan ditempat."Kami meminta Kajati Sumut untuk mencopot jabatan Haris Hasbullah sebagai Kasi Pidsus Kejari Medan karena telah gagal mengemban tugas sehingga tak ada satu kasus yang selesai," Teriak Ibnu dalam demonyaIbnu juga meminta Aswas Kejati Sumut untuk segera memeriksa Haris Hasbullah. Ia juga berharap agar Kejatisu Sumut dapat mengambil alih kasus-kasus tersebut.
(Mtc)