Matatelinga.com, Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (Pena 98) menyampaikan pernyataan sikapnya mendesak agar Setya Novanto segera mundur dari jabatannya sebagai Ketua DPR RI.
Pernyataan sikap Pena 98 tersebut disampaikan pada acara pelantikan DPD Posko Perjuangan Rakyat (Pospera) Sumatera Utara di Asrama Haji Medan, Selasa (1/12/2015).
Sri Rezeki, mewakili Presidium Pena 98 saat membacakan pernyataan sikap tersebut dengan tegas menyampaikan bahwa Presidium Pena 98 menolak kepemimpinan ala makelar.
Menurut Sri, Presidium Pena 98 menyayangkan sikap politik Pimpinan DPR RI saat ini yang justru mempertontonkan sikap kekanak-kanakan.
"Sandiwara politik atas kepentingan individu dan kelompok," ujar Sri ketika membacakan pernyataan sikap didampingi Pengurus Presidium Pena 98.
Oleh karena itu, tegas Sri, Presidium Pena 98 menolak kepemimpinan ala makelar, menolak kepemimpinan yang menggadaikan pertiwi kepada asing.
"Secara tegas Pena 98 menyerukan agar Pimpinan DPR RI Setya Novanto diganti," kata Sri.
Sementara itu, Mustar Bona Ventura, Ketua DPP Pospera dalam acara pelantikan DPD Pospera Sumut dan DPC Pospera se Sumut menyampaikan bahwa Pena 98 yang melahirkan Pospera.
"Pospera sudah terbentuk di 26 provinsi di Indonesia," kata Mustar.
Adapun Pengurus DPD Pospera Sumut yang dilantik adalah Liston Hutajulu sebagai Ketua DPD Pospera Sumatera Utara.
Sedang Nico Sitanggang, Pembina DPD Pospera Sumut mengatakan bahwa Pospera lahir tidak terlepas dari Perhimpunan Nasional Aktivis 98 (Pena) 98.
"Kami sebagai pembina akan terus berjuang untuk membawa Pospera kearah yang lebih baik. Perjuangkan aspirasi rakyat, kalau anda ingin di dengar, bicaralah tentang rakyat," kata Nico.
Pospera, ungkap Nico, agar berjuang untuk rakyat, jangan khianati rakyat.
(Mtc)