Matatelinga.com, Supir bus Antar Lintas Sumatera (ALS) merobek kertas suara (A5) di TPS 21 Kelurahan Harjosari, Medan Amplas hanya karena terlihat jelek dan diduga palsu, Rabu (9/12/2015) siang. Atas kejadian anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Kelurahan Harjosari sempat terlibat adu mulut dengan warga yang merobek kertas suara tersebut. Hal itu dibenarkan oleh Kapolsekta Patumbak AKP Wilson Bugner Pasaribu ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu (9/12) siang. "Jadi kronologisnya, si supir ini melihat kertas suara (A5) itu jelek dan tidak seperti kertas suara pada pemilihan sebelumnya. Selain jelek, si supir (Isrod Lubis) juga menyebutkan kertas suaranya itu palsu. Nah makanya dari situlah yang bersangkutan merobek kertas hak suaranya," ujar AKP Wilson. Sambung Wilson lagi, usai dirobek Isrod Lubis sempat bersitegang dengan sejumlah anggota KPPS setempat. Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, anggota yang sudah stand by di TPS 21 langsung mengamankannya. "Dia (Isrod Lubis) langsung diamankan oleh anggota kita yang sudah stand by pengamanan di TPS 21. Yang bersangkutan juga langsung kita amankan. Nah sekarang keberadaan Isrod Lubis ada di Polresta Medan. Sudah kita serahkan ke kesana (Polresta Medan)," ungkap Wilson lagi.