Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pedagang Ayam Potong Merugi, Gantung diri

Pedagang Ayam Potong Merugi, Gantung diri

Admin - Sabtu, 12 Desember 2015 23:09 WIB
google

Matatelinga.com,   Warga dikejutkan dengan tewasnya Prayetno, alumni perguruan swasta salah satu di  Kota Medan, ditemukan tewas tergantung di dalam kamar sebuah rumah kosong, di Dusun 3, Desa Lantasan Baru, Kec Patumbak, Deliserdang, Sabtu (12/12/2015) sore, sekira pukul 17.00 WIB. Temuan yang menghebohkan warga sekitar itu pertama kali dilihat oleh ibu kandung korban.

Beberapa warga sekitar, tengah sibuk menyusun kursi dan mendirikan tenda. Sore itu, ibu korban mencari keberadaan korban yang belum pulang. Tak seperti biasa, korban selalu kembali ke rumah usai memberi makan ternak ayam potongnya. Pasalnya, sejak tamat kuliah tiga tahun lalu, korban memilih untuk berwirausaha ternak ayam potong.

"Korban kerjanya usaha ayam potong. Jadi setiap hari dia (korban) di kandang ternaknya itu," sebut salah seorang warga,. Orang tuanya sempat mencari korban kesani kemari, karena belum pulang pada jam seperti biasanya.

 "Makanya orang tuanya  pergi ke sana (TKP), dikirain ketiduran. Rupanya sudah tergantung nggak bernyawa lagi," lanjut warga.

Di dekat kandang ternak itu juga terdapat rumah kosong milik keluarga korban. Selama ini, rumah kosong yang menjadi tempat korban diduga bunuh diri itu digunakan untuk tempat penyimpanan makan ternaknya.

Pengakuan dari warga sekitar, korban ditemukan tergantung di salah satu kamar rumah kosong itu dengan posisi tambang nilon terlilit dileher yang menggantungkan korban ke plafon asbes. Di lokasi itu, juga terlihat kursi yang sudah terjatuh. Namun jasad korban diturunkan sendiri oleh keluarga korban yang tidak menunggu petugas.

"Keluarganya tadi yang menurunkan, bukan kita," sebut Panit Reskrim Polsek Patumbak yang turun ke lokasi.

Informasi dilapangan, motif dibalik bunuh diri itu  karena stres akibat selama ini usahanya terus merugi. Ternaknya juga sering mati mendadak.

"Usahanya merugi terus. Ternaknya sering mati. Jadi sejak sebulan ini, tampat ternak itu disewakan dia," sebut Suharmin, paman korban.

(Mtc)


Tag:

Berita Terkait