Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Demi Ongkos Jadi TKI, Buyung Nekat Mencuri

Demi Ongkos Jadi TKI, Buyung Nekat Mencuri

Admin - Rabu, 16 Desember 2015 18:53 WIB
Matatelinga.com
Kapolsek Helvetia Kompol Ronni Bonic SH MH didampingi Kanit reskrim AKP hendrik Temaluru memaparkan pelaku curanmor

Matatelinga.com,  Rahmadansyah alias Buyung ,26, kehabisan akal untuk mencari ongkos berangkat ke Malaysia menjadi TKI (Tenaga Kerja Indonesia). Warga Jalan Brigjen Katamso ini terpaksa harus mengubur dalam-dalam impiannya itu.Pasalnya, Buyung tertangkap basah saat mencuri sepeda motor Honda Beat BK 5302 SAE milik Rezki J Manda ,23, penduduk Jalan Matahari Raya. Akibatnya, Buyung harus mendekam di sel tahanan Polsek Medan Helvetia untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.Pengakuan Buyung, mencuri sepeda motor milik Rezki terpaksa dilakukannya untuk mendapatkan ongkos ke Negeri Jiran. Sebab, setelah kembali ke Medan tak kunjung mendapatkan pekerjaan. Ditambah lagi, kondisi keluarganya yang susah."Uda setahun aku di Medan enggak juga dapat kerja, makanya aku bingung mau berangkat ke Malaysia lagi untuk jadi TKI. Itulah, terpaksa aku mencuri dan itupun diajak kawanku (Iran dan Nandi)," aku Buyung saat diwawancarai di Mapolsek Medan Helvetia, Rabu (16/12/2015) siang.Diungkapkannya, ia ditawari dan dijanjikan oleh kedua temannya mendapat uang Rp 700 ribu jika berhasil mencuri sepeda motor milik Rezki. Karena kebetulan butuh uang, Buyung pun mau menerima tawaran tersebut."Aku dijemput sama kawanku dari rumah dan diajaknya untuk keluar cari uang. Mereka bilang mau nyuri sepeda motor. Karena lagi butuh uang, makanya aku mau. Itulah diajaknya keliling-keliling bonceng tiga naik sepeda motor," sebut Buyung.Ia menuturkan, untuk berangkat ke Malaysia minimal harus memiliki uang Rp 500 ribu. Uang tersebut untuk biaya transportasi. "Sebelumnya aku uda pernah juga ke Malaysia, naik kapal fery dari Tanjung Balai. Di sana, aku kerja menge-cat tapi hanya beberapa bulan saja karena dideportasi," tuturnya dengan polos.Sementara itu, Kapolsek Medan Helvetia Kompol Ronni Bonic SH MH mengatakan, Buyung ditangkap pihaknya saat berusaha melarikan sepeda motor korban yang terparkir di depan Alfamart Jalan Kapten Muslim, Selasa (15/12) malam. Saat itu, anggotanya kebetulan sedang melintas untuk berpatroli malam."Jadi, pas dia mau melarikan sepeda motor korban, anggota kita yang sedang berpatroli melintas dan mendengar teriakan korban. Anggota kemudian mengejar dan menangkap pelaku," jelas Bonic.Ditambahkan Bonic, pihaknya masih mendalami lagi kasus ini dan mengejar dua rekan Buyung yang belum tertangkap. "Pengakuan dia baru kali ini mencuri karena butuh uang untuk ke Malaysia jadi TKI. Tetapi, kita tidak percaya begitu saja dan tetap mengembangkan kasusnya," akunya.

 

(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

DPRD Medan Ultimatum Pemilik Pabrik Kecap Hati Angsa Ikuti Aturan Perizinan

Berita Sumut

Tingkatkan PAD, DR Dra Lily MBA MH : Kinerja dan Inovasi Bapenda Kota Medan Masih Lemah

Berita Sumut

Dinas Kesehatan Medan Gandeng PWPM Perkuat Edukasi dan Informasi Kesehatan

Berita Sumut

Sejalan Dengan Amanat Presiden, Wali Kota Medan Tanamkan Nilai Pancasila di Pikiran dan Pekerjaan

Berita Sumut

Kisruh Akomodasi AFF U-19, Sekda Medan Tegaskan PSSI Bertanggung Jawab Penuh

Berita Sumut

Viral! Polsek Medan Kota Tangkap 2 Residivis Maling Laptop, 1 Ditembak