Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Resedivis Edarkan Ganja Tertangkap Lagi

Resedivis Edarkan Ganja Tertangkap Lagi

Admin - Sabtu, 02 Januari 2016 07:19 WIB
Matatelinga.com
Kanit Reskrim Polsek Medan Barat AKP Oscar Mengintrogasi Tersangka

Matatelingacom,  Baru tiga bulan keluar dari LP (Lembaga Pemasyarakatan) Tanjung Gusta Medan tak membuat Rudi Hartono ,35, jera dan kapok. Pasalnya, residivis Polresta Medan dalam kasus sabu-sabu ini mengulangi perbuatannya menjadi kurir narkotika.Kali ini, Rudi diciduk petugas Unit Lalu Lintas (Lantas) Polsek Medan Barat dari kawasan Jalan KL Yos Sudarso, Brayan, belum lama ini. Warga Jalan Glugur ini dibekuk petugas bersama seorang teman wanitanya, Linda Wati ,30, yang juga penduduk Jalan Glugur. Dari Rudi dan teman wanitanya, disita barang bukti paket ganja kering sebanyak 1 Kg yang dibawa dalam tas ranselnya.Informasi yang diperoleh dari Polsek Medan Barat Jumat (1/1/2016), penangkapan Rudi berawal dari razia petugas Unit Lantas Polsek Medan Barat di depan Supermarket Maju Bersama Jalan KL Yos Sudarso, Rabu (30/12) siang. Saat itu, tersangka yang baru melintas dari kawasan Glugur dan hendak menuju Brayan.Lantaran ada razia polisi, Rudi yang mengendarai sepeda motor jenis bebek langsung ketakutan dan panik. Dia kemudian memutar balik dan kembali menuju kawasan Glugur.Namun, seorang petugas Unit Lantas Polsek Medan Barat, Brigadir AS Widodo yang melihatnya merasa curiga. Tanpa membuang waktu, petugas tersebut melakukan pengejaran terhadap tersangka.Pengejaran menuai hasil dan menghentikan laju kendaraan tersangka. Akan tetapi, Rudi langsung turun dari kendaraannya dan meninggalkan teman wanitanya. Dia kemudian berlari sekencang-kencangnya ke arah Glugur.Kecurigaan pun semakin menguat. Tak ingin sia-sia, Brigadir AS Widodo langsung mengejarnya setelah turun dari kendaraan. Hanya berjarak sekitar 300 meter, tersangka akhirnya berhasil diringkus setelah dilumpuhkan menggunakan tongkat T, yang merupakan senjata Polisi Lalu Lintas (Polantas).Benar saja, setelah berhasil menangkapnya petugas mendapati 1 Kg ganja kering yang disimpan di dalam tas ransel tersangka. Menemukan adanya barang terlarang, petugas kemudian memboyong tersangka bersama teman wanitanya dengan dibantu petugas lainnya yang tak lama datang ke Mako Polsek Medan Barat."Kita lagi razia rutin di Jalan KL Yos Sudarso. Lalu, tersangka yang mengendarai sepeda motor bersama temannya tiba-tiba memutar balik arah. Karena curiga, kita mengejar dan menangkapnya. Saat digeledah, ternyata kecurigaan itu benar dan menemukan 1 Kg ganja dari dalam tas ranselnya," kata Kanit Reskrim Polsek Medan Barat AKP Oscar Stefanus Setjo didampingi Brigadir AS Widodo.Dijelaskannya, hasil pemeriksaan tersangka bahwa ganja tersebut hendak diantar kepada pemesannya di kawasan Brayan. Namun, setelah dilakukan pengembangan ternyata pemesan barang haram itu telah kabur dan nomor ponselnya tidak dapat dihubungi lagi."Pengakuan Rudi, dia hanya mengantar saja. Untuk mengelabuhi polisi, dia mengajak teman wanitanya. Akan tetapi, sewaktu ada razia dia panik," ujar Oscar.Ia menambahkan, saat ini pihaknya masih mendalami lagi untuk mengejar bandar dan jaringan lainnya.Sementara itu, tersangka Rudi mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang bandar di Kampung Kubur. Namun, Rudi berdalih tak mengenal sang bandar. Karena, ganja itu diterima dari kaki tangan sang bandar."Aku belinya Rp 800 ribu dan ku jual lagi Rp 1 juta, kan lumayan untung Rp 200 ribu. Kalau bandarnya aku enggak tahu siapa karena barang itu diantar anggotanya," kilah Rudi.Diutarakannya, mengenai teman wanitanya itu sengaja ikut dibawanya agar polisi tidak curiga. "Itulah karena ada razia aku panik. Jadi, aku balik arah tapi dikejar polisi dan ditangkap," ungkapnya.

 

 

(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Polsek Medan Area Amankan Spesialis Pembobol Rumah Kosong

Berita Sumut

DPRD Medan Mengaku Tak Pernah Dilibatkan dalam Perencanaan, Proyek BRT Jangan Jadi Beban APBD

Berita Sumut

"Komeng dan Ipan" Pembobol Mesin ATM, Meringis Kesakitan

Berita Sumut

Upaya Peningkatan Kualitas Kerja, LAN Diagnosa Layanan di Sekretariat DPRD Medan

Berita Sumut

Paul MA Simanjuntak: Bangunan Non PBG Segel Saja!!

Berita Sumut

Syaiful Ramadhan Usulkan CFD Diperpanjang hingga Istana Maimun dan Masjid Raya