Matatelinga.com, Sebanyak sembilan orang warga Kota Medan, meninggal dunia akibat serangan Demam Berdarah Dengue (DBD), sepanjang 2015 lalu. Jumlah itu menurun cukup signifikan dibandingkan tahun 2014, yang mencapai 15 orang."Ada penurunan. Ini linier dengan penurunan jumlah kasus DBD pada tahun 2015. Tahun 2015 jumlah kasusnya ada 1362 kasus. Sementara di 2014 ada 1698 kasus," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kota Medan, Usma Polita, Sabtu (9/1/2015).Menurut Usma, menurunnya angka kematian serta jumlah kasus DBD di Medan, akibat upaya aktif Puskesmas dan masyarakat dalam melakukan pemberantasan sarang nyamuk."Kalau melihat tren dari siklus DBD yang lima tahunan, harusnya tahun ini jumlah kasus meningkat. Tapi karena peran aktif semua pihak, kita bisa menekan angka kasusnya,"sebutnya."Kalau angka kematian yang ada saat ini lebih dikarenakan terlambatnya mendapat penanganan serta efek infeksi lainnya," tambahnya. Seperti dilansir melalui laman okezone.comUsma memaparkan, wilayah di Kota Medan yang terbilang paling rawan kasus DBD adalah kawasan Medan Johor, Medan Selayang dan Medan Tuntutangan. Di mana di tiap-tiap daerah di ketiga kawasan itu, sepanjang tahun lalu jumlah kasus mencapai antara 100-150 kasus."Kalau yang paling rendah itu di kawasan Medan Maimun dan Medan Barat," tandasnya.(Fit)