Matatelinga.com, Seorang pria berpakaian jubah berwarna putih dan sorban mengancam akan meledakan bom di Rumah Sakit Umum Vina Estitica Jalan Iskandar Muda Medan, Jumat (15/1/2016) siang.Menurut keterangan seorang adminitrasi Rumah Sakit Umum Vina Estitica, Ervina Simanjuntak, saat itu, pria yang mengaku bernama Ustadz Alimansyur mendatangi dirinya. Tujuan kedatangan Pria dari Aceh itu untuk bertemu pimpinan rumah sakit."Bapak (Alimansyur) minta mau ketemu dengan pimpinan," ujar Ervina Simanjuntak kepada sejumlah wartawan.Lantaran pimpinan tidak ada, wanita berpakaian kemeja kuning itu pun tidak bisa menuruti keinginan pria berpakaian juba tersebut. "Dirinya tidak percaya kalau pimpinan tidak ada," ungkapnya.Merasa tidak percaya, pria yang berusia berkisar 50-an itu marah sambil mengancam akan meledakan bom di rumah sakit itu. "Saya bom nanti rumah sakit ini," kata Ervina meniru bahasa pria itu.Setelah melontarkan bahasa itu, pria tersebut pun kemudian meninggalkan rumah sakit ke arah Jalan Gatot Subroto dengan berjalan kaki. "Saya sempat terdiam," jawabnya.Sementara itu, seorang security rumah sakit, Jaminta Ginting tidak mengetahui persis kedatangan pria tersebut. "Begitu pria itu pergi baru dikabarkan oleh Ervina. Disitulah kami tahu kejadian itu. Begitu dikejar, pria itu tidak dapat lagi ditemukan," aku security.Merasa mendapatkan ancaman, sambung Jaminta Ginting, pihak rumah sakit pun segera memanggil pihak Polsek Medan Baru. "Polisi sudah datang untuk mengecek," ungkap dia.Seorang petugas yang turun ke lokasi mengatakan kalau pria itu juga membawa tas sandang. "Keterangan yang kita peroleh, pria itu berjenggot dan bawa tas juga. Makanya ngeri-ngeri sedap juga," kata petugas Reskrim Polsek Medan Baru.Kapolsek Medan Baru Kompol Ronny Sidabutar ketika dikonfirmasi pihaknya telah turun ke lokasi dengan adanya laporan itu. "Kita langsung turun begitu mendapatkan laporan untuk mengumpulkan keterangan dan cek TKP," singkatnya.Akibat adanya kejadian itu, suasana di rumah sakit berlantai 4 itu sempat heboh. Namun setelah polisi datang, kemudian suasana kembali kondusif.
(Mtc)