Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Buwas dan Romo Berkolaborasi Berantas Narkoba

Buwas dan Romo Berkolaborasi Berantas Narkoba

Admin - Kamis, 21 Januari 2016 06:49 WIB
Matatelinga.com

Matatelinga.com,  Dalam membrantas Narkoba di Indonesia, anggota DPRI RI Komisi III, H.Raden Muhammad Syafei, SH.M.Hum yang akrab disapa Romo akan melakukan kolaborasi dengan Kepala BNN RI, Komjen Pol Budi Waseso.

Hal itu diungkapkan mereka saat menjadi pembicara pada seminar nasional yang digelar oleh Forum Komunikasi Pemuda Indonesia (FKPI) di Gedung Gelanggang Universitas Sumatera Utara, Medan, Rabu (20/1/2016).

Lebih lanjut anggota DPR RI komisi III tersebut juga mendesak pemerintah bertindak tegas dan hukuman mati bagi para bandar narkoba jangan malah dikasih ampun atau remisi serta takut melanggar HAM.

“Kalau sudah generasi kita diracuni narkoba maka mau dibawa kemana negeri ini. Dari itulah kita mendukung sikap tegas dan galaknya Budi Waseso dalam misi pemberantasan narkoba bahkan kita akan perjuangkan berapun anggaran negara untuk pelaksanaan perehaban bagi para korban narkoba yang masih coba-coba akan tetapi bagi pengedar dan bandar harus ditindak tegas dihukum mati,” ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Penegakan hukum dalam penindakan narkoba harus tegas khususnya bagi bandar narkoba yang layaknya harus dihukum mati, jangan malah para pemakai dan pengedarnya saja yang dihukum.

“Sapu habis narkoba harus terlebih dahulu penyapunya bersih, kalau tidak sampai kapanpun narkoba tak kunjung habis di negeri ini. Kita akan kerjasama terus dengan BNN dan merancang undang-undang yang tepat untuk pemberantasan narkoba,” Ungkap Romo.

Perang terhadap narkoba terus dilakukan sebab bandar dan jaringan narkoba terus memasuki Indonesia dengan hampir di seluruh lini, baik masyarakat, mahasiswa, pelajar, instansi pemerintah maupun oknum TNI dan oknum polisi.

Bahkan di Jawa Timur ditemukan para santrinya malah zikir pakai ekstasi/narkoba dengan alasan biar bisa beribadah sehari semalam.

Budi Waseso yang akrab disapa Buwas, juga mengatakan akan membuat lemabaga pemasyarakatan (lapas) yang akan dikelilingi hewas buas, buaya untuk menjaga agar peredaran narkoba tidak bisa dikendalikan dari dalam lapas.

“Banyak godaan bagi sipir dalam mengamankan lapas yang ditempati para bandar narkoba. Jika sipir juga sudah tergoda, maka lapas harus dijaga buaya, karena bandar narkoba tidak mungkin bisa mengendalikan buaya. Sampai saat ini konsep tersebut sedang dijajaki,” jelas Buwas.

 

 

(Mtc)


Tag:

Berita Terkait