Matatelinga.com, Kapal patrol Bea dan Cukai Wilayah Sumatera Utara yang sedang melaksanakan tugas rutinnya dikawasan perairan Asahan kembali menangkap 2 kapal penyeludup Balpres (pakaian bekas) asal Malaysia Minggu (31/1/2016) dikawasan perairan Asahan pada pukul 09.00 wib .
Untuk pengusutan lebih lanjut masing masing kapal KM Sumber Wijaya GT. 28 dan KM Barokah GT 28 pengangkut ratusan Balpres /Pakaian bekas diseret ke Pelabuhan Belawan , namun yang duluan sampai di Belawan kapal KM Sumber Wijaya dan kini disandarkan didermaga BC di Jalan Belawan bersama 4 orang abknya (anak buah kapal )
Kedua kapal pembawa barang seludupan Balpres (Pakaian bekas) ini ditangkap saat baru tiba dari Pelabuhan Malaysia membawa muatan Balpres (pakaian bekas) yang tanpa dilindungi dokumen dari pemerintah Indonesia .
Kapal kapal pengangkut barang seludupan ini ditangkap petugas BC dikawasan Sungai Baru Tanjung Balai Asahan , saat itu kedua kapal tersebut baru datang dari Malaysia langsung diserga petugas BC . 15031 .
Ini merupakan penyeludupan Balpres model baru engan cara Balpresnya ditumpuk didalam palka kapal kemudian balpres tersebut ditutupi dengan plastic warna putih dan warga hijau biri . Kemudian diatas palstik penutupnya ditimpa dengan cangkang biji sawit yang seolah olah kapal tersebut membawa cangkang biji sawit .
Hal tersebut dikatakan Bambang mewakili Kanwil BC Sumatera Utara saat dilakukan pemeriksaan terhadap kapal KM Sumber Wijaya yang membawa baplres dari Malaysia yang jmlahnya ratusan Bal untuk diperjual belikan di Sumatera Utara khususnya di Medan .
Masih keterangan Bambang , diperkirakan kapal KM Barokah tiba di Belawan pada mala mini sekitar pukul 23.00 wib karena kapal tersebut sangat lamban karena penuh dengan barang seludupan asal Malaysia .
Kedua kapal ini ditarik ke Belawan karena di Pelabuhan Belawan sangat aman dan tidak seperti di Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai Asahan , setiap kapal tangkapan petugas BC pihak penyeludup langsung menyerbunya dan merampas hasil tangkapan seperti yang lalu lalu yang akhirnya sampai terjadi penembakan oleh petugas dan mengakibatkan salah seorang pelaku perampasan tersebut tewas tertembak .
(Mtc/Hendrik)