Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Apa benar, Jambret Biaya Persalinan Istri...?

Apa benar, Jambret Biaya Persalinan Istri...?

Admin - Selasa, 02 Februari 2016 22:09 WIB
Matatelinga.com

Matatelinga.com.  Dua pelaku jambret babak belur dihajar massa di Jalan Kapten Muslim, Kecamatan Helvetia, Selasa (2/2/2016) siang. Untuk pihak kepolisian Polsek Mean Helvetia tiba dilokasi kejadian dengan menenagkan massa.

Kedua pelaku adalah AR ,31, warga Jalan Murtatuli dan RG ,19, warga Jalan Abadi, Kecamatan Medan Sunggal serta barang buktinya sepeda motor Jupiter MX BK 5959 AFO yang digunakan untuk menjalankan aksinya, diboyong ke Polsek Medan Helvetia.

Informasi dihimpun, kejadian berawal saat korban Kharisma ,48, warga Prumnas Mandala hendak menaiki mobilnya usai membeli buah di pasar Sei Sikambing.

Saat bersamaan, pelaku yang telah memantau korban, melancarkan aksinya degan merampas kalung  sebesar 10 gram dari leher korban.

Korban yang tak ingin kehilangan kalungnya, meneriaki kedua pelaku rampok.

Warga dan pengguna jalan yang mendengar teriakan korban, lalu mengejejar dan menangkap kedua pelaku.

Tanpa dikomandoi, massa menghajar pelaku hingga babak belur dan nyaris tewas.

Beruntung, nyawa kedua pelaku terselamatkan setelah petugas Reksrim Polsek Helvetia yang mendapat informasi turun kelokasi kejadian dan mengamankannya.

Selanjutnya, kedua pelaku berikut barang bukti di boyong ke Polsek Helvetia guna pemeriksaan lebih lanjut.

Di Polsek Helvetia, pelaku Abdul Rahman mengaku, nekad menjambret karena memerlukan uang untuk melahirkan istrinya.

"Istri saya mau melahirkan jadi butuh uang bang. Saya sudah dua minggu tidak lagi kerja sebagai kuli bangunan.

Ia mengaku telah dua kali melakukan aksi penjambretan.

"Sudah dua kali bang. Pertama di kawasan Amplas, tidak berhasil. Ini yang kedua bang juga tidak berhasil dan malah dimassa.Tadi aku jemput Riki ke rumahnya," jelasnya.

Kapolsek Helvetia, Kompol Ronni Bonic melalui Kanit Reskrim AKP Hendrik Temaluru ketika dikonfirmasi mengatakan, masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku. "Kasus ini masih kita kembangkan,"akunya.

 

(Mtc)


Tag:

Berita Terkait