Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Polisi Diminta Usut Dugaan Aliran Sesat Khonghucu

Polisi Diminta Usut Dugaan Aliran Sesat Khonghucu

Admin - Rabu, 03 Februari 2016 17:38 WIB
google

Matatelinga.com,  Salah satu rumah toko yang dijadikan aktivitas mencurigakan dilakukan pria berinisial GTP alias AP warga Kisaran. Pria yang dikenal sebagai suhu yang membuka praktek pengobatan alternatif ini, diduga melakukan praktek aliran sesat. 

Pasalnya, pria tersebut mengaku sebagai calon nabi oleh pengikutnya. Hal ini diungkapkan, Aan, 59 warga Jalan Cemara Medan. Apa yang dikatakan Aan bukanlah hisapan jempol belaka, karena dirinya juga pernah menjadi korban. Bahkan, tak hanya dirinya, istri dan anak gadis Aan sampai saat ini masih menjadi pengikut AP.

"Ajarannya menyimpang. Kenapa saya berani katakan itu, karena saya pernah menjadi korban. Untung saja saya sudah sadar," ungkap Aan, yang ditemui, Rabu (3/2/2016) di kawasan Jalan Putri Hijau Medan.

Aan memaparkan, ia pun baru tersadar setelah mengikuti kegiatan itu sekitar dua tahun. Ia sadar karena aktivitas yang dilakukan AP terhadap dirinya adalah hal yang menyimpang. Karena selama mengikuti kegiatan yang dilakukan AP, ia menjadi tertutup dan selalu di ajarkan paham-paham yang sesat.

"Dia mengajari meyembah, berdoa bersemedi untuk menyembah nabi. Aktivitas itu pun dilakukan setiap hari sejak pukul 10.00 WIB pagi sampai dengan pukul 23.00 WIB. Sampai sekarang saya enggak tahu alirannya apa," papar Aan.

Selama mengikuti ajaran AP, ia pun kerapkali melawan keluarganya. Namun beruntung ia berhasil untuk lepas dari ajaran itu. Aan yang awalnya tinggal di Kisaran pun memutuskan untuk pindah ke Medan. Namun, sayangnya sang istri tercinta dan anaknya tidak bisa lepas dengan ajaran sesat tersebut.

Kehidupannya yang awalnya adem menjadi memanas. Hal itu dikarenakan sang istri memberontak kepada dirinya. Usahanya untuk menyelamatkan anak dan istrinya selalu saja gagal.

"Memang pengikutnya tidak banyak, ada sekitar 10 orang. Tapi setahu saya saat ini semua wanita. Jadi saya was-was dengan akitivitasnya," jelas Aan.

"Kadang dia tiba-tiba pingsan dan mengatakan sedang kemasukan perintah Tuhan. Trus dikusuk-kusuk sama pengikutnya yang perempuan baru sadar," imbuhnya.

Ia khawatir istri dan anaknya menjadi korban pelecehan seksual dari pelaku. Karena setiap hari istri dan anaknya pergi ketempat AP yang saat ini berada di Jalan Kapten Jumhana Medan. Awalnya, AP membuka praktik pengobatan dan ajaran aliran sesatnya di Kisaran.

Ia pun pernah menghampiri tempat tersebut untuk mengajak anak dan istrinya pulang. Namun upaya itu dihalangi pria yang mengaku nabi dengan dalih istri dan anaknya sedang beribadah. ‎Kegiatan ini pun dilakukan setiap hari, begitu pula saat hari minggu.

"Orang mau beribadah kenapa kamu halangi," ujar Aan menirukan.

Rencananya, Aan akan melaporkan hal ini ke pihak kepolisian. Ia tak ingin semakin banyak korban atas ajaran sesat yang dilakukan AP.

 

(Mtc)

 


Tag:

Berita Terkait