Matatelinga.com, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Partai Perindo terus berjuang mengungkap kasus pembunuhan Ketua DPC Perindo Medan, Johor Gidion Ginting.Ketua LBH Partai Perindo Ricky K Margono mengatakan, pihaknya telah membuat laporan ke Kompolnas dan Propam Mabes Polri demi menuntut keadilan terhadap kasus pembunuhan yang menimpa salah satu kader terbaik dari partainya tersebut. Seperti dilansir dari laman okezone.com"Tadi pagi kita sudah ke Kompolnas kita memberikan berkas dan intinya Kompolnas sudah mengerti. Saat ini kita sudah ada di Propam Mabes Polri untuk menindaklanjuti kekhawatiran daripada pelapor akan ketidakprofesionalan dalam pengurusan perkaranya kasus pembunuhan kader kami," kata Ricky Ricky menuturkan, alasan pihaknya membuat laporan tersebut lantaran adanya pemberitaan media lokal di Sumatera Utara, yang menyatakan kasus pembunuhan ini akan segera dilakukan gelar perkara."Kenapa kita mengajukan dan memasukan laporan ke Mabes karena kemarin ada statement di koran akan dilakukan gelar perkara besok. Itu membuat kekhawatiran dari keluarga korban karena masih ada beberapa saksi yang belum diperiksa. Kenapa harus dilakukan gelar perkara? Padahal, disinyalir salah satu pelaku ini adalah anggota Polresta Kota Medan," bebernya.Menurut keluarga korban, kata Ricky, oknum polisi tersebut memiliki banyak saudara yang berpangkat perwira di Korps Bhayangkara. Oleh karena itu, keluarga khawatir nantinya oknum polisi tersebut tidak diperiksa."Dugaan pelaku itu dia memiliki keluarga banyak juga polisi dengan pangkat perwira itu menurut keterangan dari keluarga korban. Jadi kalau khawatir wajarlah mengingat adanya oknum polisi itu diduga pelakunya," tuturnya.Lebih lanjut Ricky berharap polisi segera mengungkap kasus pembunuhan dari ketua pedagang tradisional di Pusat Pasar Kota Medan tersebut. "Korban merupakan ketua pasar tradisional di pusat Pasar Kota Medan. Kita minta kasus ini terbuka dan jangan ditutupilah," pungkas Ricky.(Fit)