Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Pelayanan BNI Cabang USU Dialihkan Sementara

Pelayanan BNI Cabang USU Dialihkan Sementara

Admin - Selasa, 01 Maret 2016 22:55 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com, Pasca terbakarnya kantor BNI, Pimimpin Jaringan dan Layanan Kantor BNI Wilayah Medan, Y Iwan Kurniawan menjelaskan, terkait kebakaran yang menghanguskan kantor BNI Cabang USU di Jl dr Mansur Medan Baru, pelayanan nasabah dialihkan ke tempat lain. Kata Iwan, pelayanan nasabah dipindahkan ke dua tempat terpisah. "Mengenai kejadian sebenarnya, kami juga cari informasi. Kemudian untuk pengalihan transaksi, kami alihkan di outlet kami di Jl Setia Budi dan Biro Rektor (USU). Jadi, enggak ada layanan yang terganggu," akunya, Selasa (1/3/2016). Ia menerangkan, untuk membantu para nasabah melakukan transaksi, pihak BNI telah menyediakan dua bus pelayanan keliling. Bus keliling ini disebut BNI Layanan Gerak (BLG)."Kami menyediakan dua BLG. Dan sekali lagi, pelayanan nasabah tidak terganggu," ujar Iwan.Disinggung apakah dalam peristiwa ini ada dokumen penting yang turut terbakar, Iwan mengatakan tidak ada. Ia memastikan, beberapa berkas yang terbakar tidak begitu penting."Sebetulnya gini, kalau berkas-berkas yang penting itu ada di cluise (lemari besi anti api). Itu aman. Jadi itu cuma berkas-berkas kayak file kerja biasa, tapi bukan yang urgent," katanya.Saat kebakaran terjadi, sambung Iwan, pihak security langsung menghubungi petugas pemadam kebakaran. Ia menyebut, setelah pemadam datang, api yang berkobar akhirnya berhasil dijinakkan."Kalau dilihat, kejadiannya kan jam 02.00 WIB. Jam dua seperempat itu sudah menghubungi damkar.Jadi tidak menjalar ke bawah. Jadi yang dibawah aman. Uang sudah aman. Sudah kita alihkan semua. Data-data penting juga aman," dikahir penjelasannya.(Mtc)


Tag:

Berita Terkait