Matatelinga.com, Bom dan senjata api rakitan serta peluru didalam koper tempat pembuangan akhir (TPA) sampah di Sei Mencirin Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, yang berbatasan dengan Kota Binjai, Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) turut mendalami.Pihaknya belum mengetahui siapa pemilik benda membahayakan tersebut, hal tersebut dikatakan Kepala Bidang Humas Polda Sumut, Kombes Pol Helfi Assegaf, Sabtu (5/3/2016)Menurut Helfi, untuk mengungkap siapa pemilik bom rakitan tersebut pihaknya menurunkan Tim Kejahatan dan Kekerasan Direktorat Reserse Kriminal Umum."Bom sudah diledakkan, dan barang bukti lainnya sudah diamankan di Polresta Binjai. Saat ini akan dilakukan penelitian kandungan bom oleh Labfor Cabang Medan. Sementara tim dari Subdit Jatanras Polda Sumut sudah bergabung untuk melakukan penyelidikan gabungan dengan Satuan Reskrim Polresta Binjai," ujar Helfi.Ia menyebutkan, tindakan yang dilakukan polisi saat ini mengamankan lokasi sekitar penemuan bom. Selain itu, polisi telah memasang police line di sekitar lokasi agar warga tidak mendekat."Tim gabungan dari kepolisian masih melakukan penyisiran di sekitar lokasi. Untuk langkah antisipasi selanjutnya, kita berkordinasi dengan Kodim Binjai, Pemko Binjai dan Pemkab Langkat," ucapnya.Sebelumnya, di lokasi penemuan bom rakitan yang bentuknya sama persis dengan bom Sarinah, Jakarta ini turut ditemukan satu buah peta. Peta tersebut menunjukkan lokasi Desa Sikeben, Deliserdang.Kawasan tersebut merupakan daerah perhutanan. Ada indikasi, kelompok-kelompok tertentu berada di sana diduga menyusun suatu siasat.(Mtc)