Matatelinga.com, Tim gabungankembali menertibkan pedagang kaki lima yang masih bersikukuh berjualan di kawasanJalan Sutomo dan sekitarnya, termasuk Jalan Perjuangan dan Jalan Rakyat, Jumat (1/4/2016)dinihari. Penertiban ini tidak berjalanlancar, sebab para pedagang dibantu preman melakukan perlawanan dengan melempari tim gabungan dengan batu.
Pelemparan batuini terjadi di Jalan Veteran, persisnya bekas terminal angkutan kota usaimelakukan penyisiran di Jalan Perjuangan dan Jalan Rakyat. Tak ada korban dalam penyerangan tersebut. Hanyasaja penyerangan itu menyebabkan tim gabungan gagal menertibkan sayuran yangtelah digelar di pinggiran jalan.
Kasatpol PP KotaMedan, M Sofyan mengatakan, pelemparan yang dilakukan para pedagang dibantupreman ini untuk menggagalkan penertiban yang dilakukan tim gabungan. Sebab, para pedagang masih ngotot inginberjualan di kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya. Padahal kawasan itu telahdinyatakan Wali Kota Medan, Drs H T Dzulmi Eldin S MSi harus steril daripedagang kaki lima.
“Meski parapedagang masih bertahan dan melakukan pelemparan namun tidak akan menghentikantim gabungan untuk melakukan penertiban. Apapun ceritanya, penertiban akan jalan terus. Kita telah berkomitmen penuhuntuk membersihkan kawasan Jalan Sutomo dan sekitarnya dari para pedagang,”kata Sofyan.
Sebelum melakukanpenertiban, Sofyan pada saat memimpin apel di Jalan Sutomo, depan kangtor PDPasar telah mengingatkan seluruh tim gabungan, terutama petugas Satpol PP yangmelakukan penertiban di garis depan untuk berhati-hati. Guna menghindari kepalaterluka akibat lemparan, Sofyan telah memerintahkan petugas penegak Perda ituuntuk menggunakan helm.
Tim gabunganmengawali penertiban di Jalan Perjuangan dan Jalan Rakyat. Berdasarkaninformasi diperoleh, seratusan pedagang telah berkumpul di pinggir jalan untukmenggelar lapak. Mendapatkan laporan tersebut, usai apel, Sofyan pun langsung membawa timgabungan dengan kekuatan penuh menuju Jalan Perjuangan dan Jalan Rakyat.
Informasitersebut ternyata benar, sebab tim mendapati seratusan pedagang tengah berdiriberjejer dan berkumpul di pinggiran jalan. Namun tak satu pun diantara merekayang berani menggelar lapak. Meskidemikian tim gabungan tetap bertahan sampai azan subuh berkumandang untukmencegah pedagang berjualan.
Setelah memastikanaman, barulah tim gabungan meninggalkan lokasi. Selanjutnya pasda saat menyisiriJalan Veteran, tim gabungan langsung diserang para pedagang dibantu premandengan batu. Meski sempat terjadi aksi saling lempar namun kali ini timgabungan, terutama petugas satpol PP yak ada yang terluka.(Mtc/Hendra)