Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Sekda Medan Terima Asisten Deputi Keuangan Kemensesneg

Sekda Medan Terima Asisten Deputi Keuangan Kemensesneg

Admin - Kamis, 07 April 2016 22:32 WIB
Matatelinga.com
Matatelinga.com, Sekda Medan Ir Syaiful Bahri didampingi Kepala Administrasi Ekonomi Dahnar Siregar SE dan sejumlah SKPD terkait, Kamis (7/4/2016) dibalai Kota Medan menerima kunjungan Asisten Deputi Keungan Kementeian Sekretarsi Negara Muhammad Hatta beserta rombongan, kunjungan ini adalah untuk menerima masukan tentang inflasi daerah.

            

Asisten Deputi keuangan Kemensesneg M Hatta mengatakan, kunjungan ini untuk melakukan penyerapan pandangan inflasi daerah, karena angka inflasi cukup penting untuk menciptakan prekonomian agar bergembang dengan baik sehingga tingkat inflasi menjadi rendah dan stabil, Kota Medan merupakan kota ke empat yang dikunjungi setelah Surabaya, Semarang dan Bandung.

            

Menurutnya, Kota Medan dinamika ekonominya berkembang cukup baik, untuk itulah Tim dari Kementeian Sekretarsi Negara ingin meyerap pndangan inflasi sewrta kegiatan-kegaiatan yang dilakuklan di Kota Medan didalam menekan laju inflasi serta kendala yang dihadapi, “ Nantinya semua masukan ini akan kami bawa ke pusat untuk menjadi bahasan, “ ujar M Hatta.

            

Sekda Medan Ir Syaiful Bahri menjelaskan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Kota Medan terbentuk sejak 2011 dengan ketua Sekda Medan, Sekretaris Asisisten Ekbang dan anggota dari unsur BI, Bulog dan SKPD terkait. Kota Medan sebagai kota konsumen kurang lebih dari  98 persen barang-barang bahan makanan di kota Medan disuplay dari  luar daerah .

Syaiful dalam paparannya menjlaskan, gambaran komulatif inflasi Kota Medan priode Januari sampai Desember 2014 sebesar 8,24 persen lebih besar dibandingkan dari Provinsi Sumatera Utara 8,17 persen dan lebih kacil dari  angka Inflasi nasional 8,36 persen, angkla tersebut lebih kecil bila dibandingkan tahun 2013  sebesar 10,09 persen. komuliatif angka Inflasi Kota Medan Januari sampai Desember 2015, yaitu 3,32 persen lebih jauh kecil dari periode 2014 lalu.

            

Lebih lanjut Syaiful mengatakan, komoditas penyumbang  inflasi untuk Januari  2016, adalah angkutan udara, bawang Merah, Tarif Listrik, daging Ayam Ras, kentang, bawang putih, kontrak rumah, Februari, Cabe Merah, Rokok kretek filter, Beras, ikan tongkol atau ambu-ambu, lontong sayur atau ketupat, sawi hijau dan rokok putih, sedangkan untuk ID Kota Medan didalam pengendalian harga kebutuhan pokok adalah melakukan monitoring harga sembako dan kebutuhan pokok, kepasar-pasar Tradisional lainnya, pembangunan Pasar Induk di Kecamatan Medan Tuntungan dan Pasar Sayur di Medan Marelan, Revitalisasi Pasar Tradisional, penyaluran beras Raskin, operasi pasar serta  gelar pasar murah menjelang hari keagamaan, “ ujar Syaiful

(Fit/Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Soal Rangkap Jabatan Pj Sekdaprov, Pemprov Sumut Tegaskan Tak Langgar Aturan

Berita Sumut

Soal Rangkap Jabatan Pj Sekdaprov, Pemprov Sumut Tegaskan Tak Langgar Aturan

Berita Sumut

Wartawan Matatelinga.com Raih Penghargaan PMI Labuhanbatu

Berita Sumut

Bupati Asahan Mutasikan Beberapa Pejabat

Berita Sumut

Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Penguatan BPBD Hadapi Risiko Bencana yang Kian Kompleks

Berita Sumut

Perkuat Mitigasi, Pj Sekdaprov Sumut Ajak FPRB Petakan Potensi Bencana Berbasis Teknologi