Warning: include_once(../admin/SimpleImage.php): failed to open stream: No such file or directory in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2

Warning: include_once(): Failed opening '../admin/SimpleImage.php' for inclusion (include_path='.:/opt/cpanel/ea-php72/root/usr/share/pear') in /home/matateli/public_html/amp/detail.php on line 2
Eldin Ingatkan Zaman Boleh Berganti Adat Istiadat Jangan Sampai Sirna

Eldin Ingatkan Zaman Boleh Berganti Adat Istiadat Jangan Sampai Sirna

Admin - Minggu, 10 April 2016 16:25 WIB
matatelinga.com
Matatelinga.com,  WaliKota Medan, Drs H T dzulmi Eldin S MSi menghadiri acara Kenduri Datuk SukaPiring di Asrama Haji  Jalan A.H NasutionMedan, Minggu (10/4). Selain penabalan Datuk Rustam menjadi gelar adat KepalaUrung Suka Piring, kenduri ini juga diisi dengan pemberian santunan kepadaratusan anak yatim.

 DidampingiPlt Kadis Kebudayaan dan pariwisata Kota Medan, Drs Hasan Basri MM, Wali Kotasnagat mengapresiasi digelarnya kegiatan ini, sebab merupakan sebuah upayapengembalian adat istiadat dan kebudayaan Puak Melayu. Sebagai orangMelwayu,  semua memiliki tanggung jawabyang besar dalam melestarikan adat budaya serta kesejarahan yang ada pada sukuMelayu.

“Banyakhal yang sesungguhnya penting namun tidak terekspos dengan baik. Karenanyamelalui kegiatan ini, saya mengharapkan pelurusan sejarah Sukapiring ini harustuntas dan dapat dibuatkan dokumentasinya agar tidak melenceng dari kejadianaslinya. Tanpa dokumentasi sejarah tinggallah sejarah yang satu aktu dapat terlupakanoleh waktu itu sendiri. Jadi kita ahrus mampu menjaganya,” kata Wali kota.

Eldinselanjutnya mengingatkan, zaman boleh berganti, peradaban runtuh dan muncul,tapi adat dan budaya jangan sampailah sirna. Sebab, dari situlah kita belajarbagaimana hidup sebagai orang Melayu. Kita Melayu, maka seharusnya kitamengetahui adat budaya  sekaligus sejarahMelayu, begitu juga dengan semua keturunan kita,” ungkapnya.

KemudianEldin menyampaikan keinginannya agar pelajaran adat, budaya dan sejarah bangsaMelayu, sebaiknya diajarkan pada lingkungan terkecil yaitu keluarga. Hal inipenting supaya pada saat anak-anak memasuki dunia yang lebih luas lagi yakni masyarakat,mereka tetap dan bangga menjadi orang Melayu.

Selaintokoh-tokoh masyarakat Melayu seperti Syarifuddin Siba, Prof Dr Mayyasak Johan,M Affan serta Datok 4 Suku yakni Datok Sukapiring, Datok Sunggal, DatokHamparan Perak dan Datok Senembah, Kenduri Datuk Sukapiring ini turut jugadihadiri tamu kerhormatan dari Al Jazair, DR Hamou Abdallah Sadji.

PenabalanDatuk Rustam menjadi gelar adat Kepala Urung Suka Piring ini ditandai denganpemberian keris, kain selempang, topi adat yang dilakukan oleh Datok 4 Suku. Setelah itu dilanjutkan dengan pemberian kain bekabuluh (ulos khas Karo) oleh perwakilan Karo Sekali. Acara ditutup dengantepung tawar.

(Mtc)


Tag:

Berita Terkait

Berita Sumut

Eldin: Masyarakat Tionghoa Beri Warna Pembangunan Medan