Matatelinga.com, PLt Gubsu Ir H T Erry Nuradi MSi mengatakan Pemprovsusangat mendukung upaya KPU Sumut untuk meningkatkan tingkat partisipasi pemilihpada Pilkada serentak tahap kedua tahun 2017 dan pilkada serentak 8 kabupatenserta 1 pilgub tahun 2018.
"Kita berharap pilkada yangakan berlangsung benar-benar pesta rakyat, khususnya masyarakat di ProvinsiSumatera Utara," ujar Plt Gubsu.
Hal tersebut dikatakan Plt Gubsusaat menerima audiensi Ketua bersama KPU Sumatera Utara, Selasa (19/4/2016) diruang kerja Plt Gubsu.
Rombongan yang hadir diantaranyaKetua KPU Sumut Mulia, bersama anggota KPU Sumut seperti Benget Silitonga, EviNovida Ginting, Nazir Salim Manik dan Yulhasni.
Sedangkan Plt Gubsu didampingiAsisten Pemerintahan Setdaprovsu Hasiholan Silaen SH, Kabiro Otda dan KerjasamaSetdaprovsu Jimmi Pasaribu, mewakili Kakesbangpolinmas Provsu Thomson, danKabag Anggaran Biro Keuangan Setdaprovsu Haris Rangkuti.
Dalam rangka peningkatan partisipasipemilih pada pilkada 2017 dan 2018 Plt Gubsu mengajak semua pihak untuk ikutberpatisipasi agar pilkada tersebut berjalan dengan sukses, aman dan kondusif."Perlu dilakukan program-program agar tingkat partisipasi pemilih lebihtinggi," sebut Plt Gubsu.
Plt Gubsu pada kesempatan itu jugamengapresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada KPU Sumut karena pada pilkadaserentak tahun 2015 di Sumatera Utara berjalan aman, damai dan lancar. Meskipuntingkat partisipasi khususnya di Kota Medan sangat rendah. "Untuk Pilkada2017 dan 2018 suasana kondusif dapat terus dipertahankan," sebut PltGubsu.
Sementara Ketua KPU Mulia Banureamengatakan bahwa audiensi dilakukan guna berkoordinasi terkait denganmensukseskan pra tahapan dan tahapan pemilihan gubernur tahun 2018 di ProvinsiSumatera Utara. Pra tahapan, lanjutnya bagaimana menyampaikan ataupunmensosialisasikan kepada publik terkait dengan seluruh tahapan.
Karena pada pelaksanaan pilkadaserentak tahun 2015 terdapat masalah-masalah pada pilkada dimaksud. Dicontohkannyapada pilkada Kota Medan bahwa tingkat partisipasi masyarakat pemilih sangatrendah, dibawah 50 persen dan merupakan tingkat partisipasi terendah diIndonesia dan juga dinamika-dinamika yang terjadi pada pilkada serentak tahun2015. "Merujuk dari pengalaman pilkada serentak tahun 2015 KPU inginberkoordinasi kepada Pemprovsu agar masalah-masalah yang terjadi di tahun 2015tidak terjadi pada pilgub dan pilkada 8 kabupaten kota di Provinsi SumateraUtara tahun 2018," ujar Mulia.
Dilaporkannya bahwa di SumateraUtara tahap kedua pilkada serentak di Sumatera Utara akan dilakukan pada tahuntahun 2017 yang akan datang tepatnya 15 Pebruari 2017 di 2 daerahkabupaten/kota di Provinsi Sumatera Utara yaitu Kota Tebing Tinggi danKabupaten Tapanuli Tengah.
Sedangkan untuk tahun 2018 sekitarbulan Juni akan diadakan Pilkada di 8 Kabupaten/Kota yang ada di ProvinsiSumatera Utara dan Pemilihan Gubernur Sumatera Utara. 8 daerah dimaksud adalahkabupaten langkat, Deliserdang, Batubara, Tapanuli Utara, Dairi, Padang Lawas,Padanglawas Utara dan Kota Padangsidempuan. "Sesuai dengan yangdiamanatkan undang-undang KPU berkoordinasi dengan Pemprovsu guna pilgub danPilkada 8 daerah di Sumatera Utara berjalan dengan sukses," harapnya.
(Mtc)